Dua Guru SMP Widiatmika Raih Juara Satu Olimpiade Guru Nasional

Dua Guru SMP Widiatmika meraih juara satu Olimpiade Guru Nasional (OGN) sekabupaten Badung tahun 2018.

Dua Guru SMP Widiatmika Raih Juara Satu Olimpiade Guru Nasional
Istimewa
I Gusti Ngurah Wisnu Saputra, Guru Hahasa Indonesia (kiri) dan I Wayan Agus Arnawa, Guru IPA SMP Widiatmika (kanan) 

Laporan wartawan Tribun Bali, I Kadek Supriadi

TRIBUN-BALI.COM,MANGUPURA - Lagi-lagi, Setelah sebelumnya SD Widiatmika masuk jajaran SD penguatan pendidikan karakter, kini gliliran SMP-nya yang menunjukan prestasinya.

Dua Guru SMP Widiatmika meraih juara satu Olimpiade Guru Nasional (OGN) sekabupaten Badung tahun 2018.

Baca: SD Widiatmika Satu-satunya SD di Bali yang Masuk Dalam Buku Terbitan Kemendikbud 2017

Dua guru tersebut merupakan guru Bahasa Indonesia dan IPA.

I Gusti Ngurah Wisnu Saputra, guru Bahasa Indonesia yang telah dua kali berturut-turut menjadi juara satu.

"Saya berharap bisa terus meraih prestasi d itingkat yang lebih tinggi, dan semoga juga, program ini terus berlanjut dan meningkatkan propesionalisme para guru sekabupaten Badung," ungkapnya.

I Wayan Agus Arnawa, guru IPA SMP Widiatmika yang juga meraih juara satu, mengungkapkan "saya merasa senang bisa menjadi juara satu, dan berharap bisa kembali meraih prestasi pada ajang yang lebih tinggi."

Selain kedua guru tersebut, Kepala SMP Widiatmika Agus Suastika Adi Putra pun juga mendapatkan juara dua pada ajang kepala sekolah berprestasi sekabupaten Badung.

Dengan potensi guru yang sangat mumpuni tak salah lagi jika SMP Widiatmika meraih SMP dengan nilai terbaik sekabupaten badung, masuk 10 SMP dengan nilai terbaik di Bali dan 70 prtestasi lainya di berbagai bidang.

Semua keberhasialan tersebut tak lepas dari usaha dan kerja keras yang dilakukan SMP Widiatmika demi mencapai generasi emas Indonesia.

Agus Suastika Adi Putra selaku kepala sekolah SMP Widiatmika saat ditemui di SMP Widiatmika Selasa (12/6/2018), mengatakan, "SMP Widiatmika merupakan satu-satunya yang menerapkan pull day school, mengembangkan potensi anak."

Full day School mewajibkan siswa datang di pukul 07.30 Wita dan pulang di pukul 15.30 Wita , sesuai dengan kurikulum 2013.

Selain penguatan pendidikan karakter SMP Widiatmika juga menerapkan pendidikan moral, exstra kurikurel seperti pramuka dan yang lainya.

Agus Suastika Adi Putra berharap, "Sekolah Widiatmika menjadi tempat pengenalan pendidikan dan kebuayaan. Dengan penerapan pull day school para orang tua siswa yang bekerja tidak menjadi kawatir, karena setelah pung sekolah bisa langsung menjemput anaknya disekolah."(*)

Penulis: I Kadek Supriadi
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved