Tak Disangka, Terdapat 20 Jasad Bayi di Pekarangan Nenek Yamini, Akui Masih Ada di Tempat Lain

Wanita berusia 70 tahun tersebut tak berkutik ketika polisi masuk ke dalam rumahnya

Tak Disangka, Terdapat 20 Jasad Bayi di Pekarangan Nenek Yamini, Akui Masih Ada di Tempat Lain
TRIBUNJOGJA.COM/Rendika Ferri
Tersangka dukun pijit Yamini, dan proses penggalian kuburan orok dibelakang rumah tersangka oleh tim forensik dokkes Polda Jawa Tengah di Dusun Wonokerto, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Selasa (19/6) kemarin. 

TRIBUN-BALI.COM- Kurang lebih 20 plastik berisi jasad bayi ditemukan di belakang rumah Yamini, Dusun Wonokerto, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.

Wanita berusia 70 tahun tersebut tak berkutik ketika polisi masuk ke dalam rumahnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, Yamini mengaku masih ada tempat lain yang digunakan untuk mengubur bayi.

Baca: Piton Sebenarnya Bukan Pemangsa Manusia, Inilah Dugaan Kuat Penyebab Wa Tiba Ditelan Piton

Baca: Untuk Hal Ini Anaconda Kalah dari Piton, Bawalah Binatang Ini Jika Bepergian ke Kebun

Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo menjelaskan Yamini mengaku sudah menjalankan praktik aborsi ini selama 25 tahun.

Meski begitu, Polisi tetap mencaritahu kapan tepatnya Yamini menjalankan bisnis terlarang ini.

Selama ini, warga sekitar hanya mengetahui bahwa Yamini menjalani praktik pijat bayi.

"Banyak tamu yang datang ke rumah mbah Yamini setiap hari, dari desa sini atau di luar desa. Beliau itu kan dukun pijat, jadi mungkin warga berfikir kalau yang datang ya pasiennya mbah Yamini untuk mengurut atau memijat bayi," kata Dodi, Rabu (20/6/2018) seperti dikutip dari Tribun Jogja.

Kepala Desa Ngargoretno, Dodi Suseno

Menurut Dodi, Yamini merupakan tukang pijat bayi yang paling laris di kampungnya.

Halaman
1234
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved