Warga Dihebohkan Penemuan Mayat Wayan Glembong di Tukad Ancut Lalang

Warga Banjar Apuan Kelod, Desa Apuan, Susut, mendadak digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah wanita

Warga Dihebohkan Penemuan Mayat Wayan Glembong di Tukad Ancut Lalang
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Proses identifikasi tim medis terhadap jenazah Wayan Glembong. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Warga Banjar Apuan Kelod, Desa Apuan, Susut, mendadak digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah wanita, Jumat (22/6/2018).

Jenazah yang diketahui bernama Ni Wayan Glembong itu, ditemukan dengan posisi telungkup di Tukad Ancut Lalang, dengan kedalaman satu meter lebih.

Menurut keterangan keluarga bernama I Made Windia, Wayan Glembong memang diketahui pikun-pikunan lantaran usianya telah tua (lingsir) yakni 65 tahun.

Pria yang merupakan keponakan Glembong itu juga mengatakan, jika iwa (bibinya) tersebut kerap meninggalkan rumah tanpa memberi tahu pihak keluarga lainnya, serta tanpa tujuan yang jelas.

Walau demikian, Wayan Glembong selalu pulang kerumah.

“Tadi pagi sekitar jam 07.00 wita, masih di rumah untuk meminum kopi. Biasanya jikapun keluar rumah jam segini (15.30 wita), iwa sudah pulang ke rumah (Banjar Serokadan, Desa Abuan, Susut) untuk tidur-tiduran,” ucapnya.

Sambung Windia, kabar duka tersebut baru diketahuinya setelah mendapat telepon dari warga sekitar.

Sontak dirinya bergegas memberi tahu kerabat lainnya.

Oleh pihak keluarga, rencananya jenazah Wayan Glembong akan dititipkan sementara di rumah sakit untuk menunggu hari baik pelaksanaan upacara pengabenan.

Kapolsek Susut, AKP Ida Bagus Karyawan menuturkan penemuan jenazah bernama Ni Wayan Glembong (65) tersebut, diketahui pertama kali pada pukul 11.30 wita, oleh warga sekitar bernama Nyoman Nyawang (60) saat hendak mencari sarang lebah.

Saat ditemukan, Wayan Glembong dalam posisi telungkup di Tukad Ancut Lalang, Banjar Apuan Kelod, Desa Apuan, Susut, dengan kedalaman satu meter lebih.

Mendapati hal tersebut, Nyoman Nyawang langsung melapor ke Kantor Desa Apuan, berlanjut melapor ke Polsek Susut.

AKP Karyawan mengatakan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, diketahui korban sering linglung tak tau arah tujuan dikarenakan usia yang telah tua.

Diduga, saat kejadian korban berniat melintasi sungai, namun terpeleset dan akhirnya jatuh ke sungai dengan posisi telungkup.

Sementara berdasarkan pemeriksaan tim medis Puskesmas Susut II, lanjut AKP Karyawan, pada tubuh korban terdapat luka lecet pada bagian bawah leher, luka pada siku bagian kanan sepanjang 7 cm, luka lecet dilutut sebelah kanan, serta kulit pucat kebiruan.

“Tidak ada luka akibat atau tanda-tanda tindak kekerasan. Korban diperkirakan meninggal kurang dari 1 jam karena belum terdapat lebam pada mayat dan belum kaku,” ujarnya.(*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved