Breaking News:

Heboh Penangkapan Jenglot Pencuri Uang di Pedalaman Aceh Timur, Begini Penjelasan Polisi

Masyarakat Aceh Timur dihebohkan dengan informasi penangkapan makhluk halus sejenis jenglot di pedalaman Aceh Timur

Serambi Indonesia

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

TRIBUN-BALI.COM, IDI - Masyarakat Aceh Timur dihebohkan dengan informasi penangkapan makhluk halus sejenis jenglot di pedalaman Aceh Timur, tepatnya di Gampong Alue Siwah Serdang, Kecamatan Nurussalam, Kamis (21/6/2018).

Informasi tentang penangkapan Jenglot itu beredar cepat melalui layanan berbagai pesan, WhatsApp.

Disebutkan, jenglot itu ditangkap oleh Sudarno (40), warga Dusun Simpang Mangga Dua, Gampong Alue Siwah Serdang, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur.

Sejumlah warga Alue Siwah Serdang yang ditanyai Serambinews.com, mengatakan, penangkapan jenglot di Gampong Alue Siwah Serdang terjadi Kamis (21/6/2018).

Menurut informasi yang diperoleh Serambinews.com, Sudarno adalah seorang tauke karet.

Rumahnya dibuat sekat, satu untuk gudang karet dan satu lagi untuk berjualan sembako.

"Sudah sekitar tiga tahun Sudarno sering kehilangan uang, sehingga ia cari orang pintar untuk menangkap jenglot tersebut," kata sumber terpercaya Serambinews.com, Sabtu (23/6/20180).

Menurutnya, jenglot merupakan sejenis boneka yang bisa hidup berdasarkan pesugihan atau pujaan untuk melakukan misi-misi yang tidak baik.

Jenglot tersebut berambut panjang, memiliki dua taring, dua tangan yang disertai lima kuku, dan dua kaki disertai empat kuku.

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved