Liputan Khusus

Renggut Korban Tewas Siswi SMK di Buleleng, Obat Aborsi Dijual Bebas Secara Online di Bali

Akhir Mei 2018 lalu, seorang siswi di sebuah SMK di Kabupaten Buleleng ditemukan meninggal di tempat kosnya di Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.

Renggut Korban Tewas Siswi SMK di Buleleng, Obat Aborsi Dijual Bebas Secara Online di Bali
google.com
Ilustrasi aborsi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Media sosial (medsos) seperti facebook, instagram, twitter, youtube dan situs-situs web kini juga menjadi “lapak” bagi para penjual obat-obatan yang disalahgunakan untuk menggugurkan kandungan.

Cukup memesan via WhatsApp (WA) atau sms, obat berinisial CM yang bisa menggugurkan kandungan itu sebetulnya tak boleh dijual sembarangan. Namun, kini obat tersebut bisa langsung didapatkan oleh pembeli tanpa resep dokter.

"Obat tersebut bisa menyebabkan kontraksi rahim yang sangat luar biasa. Kalau digunakan sembarangan, bisa menyebabkan rahimnya pecah, pendarahan. Dan kalau terlambat menanganinya, si ibu bisa meninggal, demikian pula bayinya," kata dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr Putu Doster Mahayasa Sp. OG (k) saat ditemui di RSUP Sanglah pekan lalu.

Akhir Mei 2018 lalu, seorang siswi di sebuah SMK di Kabupaten Buleleng ditemukan meninggal di tempat kosnya di Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.

Perempuan asal Gerokgak, Buleleng itu diketahui hamil dengan usia kandungan cukup bulan.

Hasil penyelidikan, ditemukan obat penggugur kandungan di kamar kosnya, sehingga kematiannya diduga akibat meneguk obat tersebut secara sembarangan. Bayi dalam kandungannya pun tak tertolong.

Di Indonesia, tindakan aborsi diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 36 tahun 2009. Dalam pasal 75 UU itu disebutkan bahwa tindakan aborsi sangat dilarang.

Yang membantu aborsi dan pelaku aborsi dapat dipenjara, dan didenda hingga miliaran rupiah. Namun demikian, ancaman hukuman tersebut tak membuat gentar para pelaku dan pembantu aborsi.

Pekan lalu Tribun Bali menelusuri facebook, instagram, dan twitter.

Dengan mengetik kata kunci "obat penggugur kandungan" di pencarian, akun-akun penjual obat penggugur kandungan pun langsung terdeteksi. Rata-rata menyebut satu merek nama obat.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved