Liputan Khusus

Renggut Korban Tewas Siswi SMK di Buleleng, Obat Aborsi Dijual Bebas Secara Online di Bali

Akhir Mei 2018 lalu, seorang siswi di sebuah SMK di Kabupaten Buleleng ditemukan meninggal di tempat kosnya di Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.

Renggut Korban Tewas Siswi SMK di Buleleng, Obat Aborsi Dijual Bebas Secara Online di Bali
google.com
Ilustrasi aborsi 

Untuk menggugurkan kandungan dengan usia kandungan 2 bulan, kata si penjual itu, harga obat sebesar Rp 1 juta. Pembayaran diminta langsung mentransfer ke salah satu nomor rekening yang ia kirimkan.

Ketika Tribun Bali meminta untuk bertransaksi secara langsung, si penjual itu menjawab tidak bisa. Ia mengakui bahwa tindakannya melanggar hukum, sehingga takut bertemu langsung untuk urusan transaksi.

Penjual ini juga mengungkapkan bahwa alamat toko obatnya di Jalan Ahmad Yani, Denpasar. Namun ia tetap ngotot tidak mengizinkan Tribun Bali membeli langsung ke tokonya, lantaran untuk menjaga nama baik toko.

Selain itu, untuk membeli obat yang bisa dipakai menggugurkan kandungan tersebut harus dengan resep dokter.

"Alamat kami memang benar di situ. Kalau Anda ke apotek gak akan dikasih. Karena ini obat resep dokter. Untuk menjaga nama baik apotek, kami bisa kirim obat ke rumah anda tanpa resep," ujar si penjual saat berkomunikasi dengan Tribun Bali.

Keesokan harinya penjual ini kembali menghubungi Tribun Bali melalui pesan sms. Ia menawarkan keringanan bahwa pembelian obat bisa dengan uang muka dulu lewat transfer. Ia juga masih terus berusaha meyakinkan Tribun Bali.

Untuk pemakaian obat penggugur ini, penjual itu mengaku bakal memandu dari awal proses pemakaian sampai tuntas. Melalui pesan WhatsApp, ia juga mengirimkan sejumlah foto bukti saat memandu seorang wanita yang melakukan aborsi dengan meminum obat yang dijualnya tersebut.

Di gambar yang ia kirim, terlihat gambar seperti gumpalan darah yang dibungkus kertas pembalut putih. Di gambar berikutnya berisi screenshot percakapan ucapan terima kasih kepada penjual karena telah memandu proses pengguguran.

Tribun Bali juga mencoba menelusuri penjual obat penggugur kandungan di instagram. Dengan cara yang sama, yakni hanya dengan mengetik kata kunci obat penggugur kandungan, obat aborsi dan kata-kata serupa, muncullah sejumlah akun.

Namun di instagram tampaknya penjual lebih tertutup, karena rata-rata akun yang digunakan disetel private, sehingga calon pembeli harus mem-follow terlebih dahulu dan dikonfirmasi. Namun ada juga akun penjual obat itu tanpa menyetel private akun instagramnya.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved