Gara-gara Salah Laporkan Masalah Pembajakan, Pilot Maskapai JetBlue Bikin Kacau Bandara JFK

Kekacauan terjadi di bandara internasional John F Kennedy ( JFK) setelah pilot pesawat milik maskapai JetBlue

Gara-gara Salah Laporkan Masalah Pembajakan, Pilot Maskapai JetBlue Bikin Kacau Bandara JFK
Twitter/Mirror
Pesawat Airbus A320 milik JetBlue di bandara JFK, New York yang dikepung polisi setelah dilaporkan dibajak. 

TRIBUN-BALI.COM, NEW YORK - Kekacauan terjadi di bandara internasional John F Kennedy ( JFK) setelah pilot pesawat milik maskapai JetBlue secara tak sengaja melaporkan adanya pembajakan.

Alhasil puluhan mobil polisi, ambulans, serta petugas FBI mengepung pesawat yang mendarat di bandara itu pada Selasa (26/6/2018) malam.

Pesawat Airbus A320 dengan nomor penerbangan 1623 itu seharusnya meninggalkan bandara JFK menuju ke Los Angeles pada pukul 19.30 waktu setempat.

Saat pesawat sedang melakukan taxi dari terminal menuju ke landasa pacu, pilot melaporkan masalah para peralatan radio di kokpit kepada menara pengendali.

Baca : Kisah TKI Asal Bali Meninggal di Turki, Sang Ibu Alami Firasat Buruk Sampai Foto Pariani Terjatuh
 

Namun, sang pilot secara tak sengaja menggunakan kode permintaan bantuan untuk pembajakan. Demikian sumber kepolisian kepada harian The New York Post.

Akibatnya, para penumpang kemudian dikagetkan dengan aksi para penegak hukum yang mengepung pesawat tersebut.

"Saya sedang berada di dalam penerbangan Jet Blue di bandara JFK yang mengalami masalah komunikasi yang berujung pada krisis keamanan. 10 personel polisi bersenjata lengkap naik ke kabin dan baru saja pergi. Setelah 1,5 jam di landasan pacu pesawat ditarik lagi ke terminal. Wow," kata Tony Schwartz, seorang penumpang.

Penumpang lainnya, Alexa Curtis menggunggah foto saat para penumpang mengangkattangan ke udara saat polisi menyerbu ke dalam kabin.

"Wow, mimpi terburuk saya. (JetBlue) JFK ke LAX sekarang, sejujurnya saya berpikir akan mati. Saya masih hidup terima kasih Tuhan," kata Alexa lewat akun Twitternya.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved