Pilgub Bali 2018

Puluhan Pasien ODGJ RSJP Bali Tetap Gunakan Hak Pilihnya dalam Pilgub Bali

Sebanyak 50 pasien, mulai dari ODGJ hingga pasien rehabilitasi narkoba, menggunakan hak pilihnya pada Rabu (27/6/2018)

Puluhan Pasien ODGJ RSJP Bali Tetap Gunakan Hak Pilihnya dalam Pilgub Bali
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Suasana penghitungan surat suara di RSJP Bali, Rabu (26/6/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Kemeriahan pilkada serentak juga nampak di RSJ Provinsi Bali.

Sebanyak 50 pasien, mulai dari ODGJ hingga pasien rehabilitasi narkoba, menggunakan hak pilihnya pada Rabu (27/6/2018).

Sejak dibuka pada pukul 08.00 Wita di Gedung Diklat RSJP Bali, pemilih yang menggunakan surat suaranya hanya  10 orang.

Para pemilih mulai padat berdatangan justru pada pukul 11.30 Wita.

Wadir Pelayanan RSJP Bali, Dewa Gede Basudewa mengungkapkan, pendataan jumlah pemilih dilakukan sejak bulan Maret lalu.

Dimana saat itu, tercatat sebanyak 10 orang yang telah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Pada bulan Mei-Juni, jumlahnya mengalami peningkatan sebanyak 40 orang sebagai pemilih tambahan, yang menggunakan KTP.

“Proses pemilihan, para pasien akan diantar oleh perawat ruangan masing-masing hingga ke ruang tunggu saja. Setelah masuk ke ruangan, itu urusan dia (pasien) sendiri, dengan tim yang ada di dalam ruangan tersebut, layaknya masyarakat biasa,” jelasnya.

Dijelaskan, pemilih yang merupakan pasien dengan gangguan jiwa tidak kehilangan hak pilihnya, sepanjang mendapatkan izin dari dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP spesialis jiwa) yang merawat.

Oleh dokter tersebut diputuskan jika pasien memiliki pikiran jernih, serta memiliki kemampuan memilih yang bebas.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved