Pilgub Bali

Rapat 30 Menit Soal Pilkada Bali di Kantor KPU, Ini yang Dibahas Dirjen Dukcapil Kemendagri

Dirjen Dukcapil Kemendagri berharap agar kondisi ini mampu bertahan hingga penetapan pemenang di tanggal 7-9 Juli 2018.

Rapat 30 Menit Soal Pilkada Bali di Kantor KPU, Ini yang Dibahas Dirjen Dukcapil Kemendagri
tribun bali/ragil armando
Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Prof. Zudan Arif Fakhrulloh (tengah berbatik) mendatangi kantor KPU Bali, Denpasar, Rabu (27/6/2018) pagi. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 menjadi perhatian khusus Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Terbaru, Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Prof Zudan Arif Fakhrulloh mendatangi kantor KPU Bali, Denpasar, Rabu (27/6/2018) pagi.

Kedatangan Zudan sendiri didampingi oleh Kadisdukcapil Bali, Wayan Sudana dan rombongan dari Kemendagri. Usai setengah jam melakukan rapat bersama jajaran KPU Bali, ia mengatakan bahwa pelaksanaan Pilkada di Bali secara umum berjalan dengan baik dan lancar.

"Kami datang untuk memastikan bahwa persiapan untuk Pilkada, Pilgub dan Bupati dan Walikota di sini berjalan lancar," katanya.

Baca: Penyerang Bali United I Nyoman Sukarja Pilih Gubernur Sesuai Hati Nurani

Baca: Pakai Mobil Karimun Menteri Puspayoga Bersama Keluarga Pergi ke TPS 07 di Belaluan untuk Mencoblos

Bahkan, dirinya berharap agar kondisi ini mampu bertahan hingga penetapan pemenang di tanggal 7-9 Juli 2018. "Dan Alhamdulillah semua sudah berjalan hari ini. Jadi saya senang di Bali ini semua sudah berjalan, mudah-mudahan sampai selesai nanti semua aman, damai, dan menggembirakan," paparnya.

Ini juga menegaskan bahwa tidak ada yang kehilangan hak konstitusionalnya untuk memilih di Pilgub Bali, Pilkada Klungkung dan Gianyar. Ia mencontohkan bahwa seperti di rutan-rutan yang ada di Bali pihaknya bersama KPU sudah melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan hak pilih.

"Jadi sampai hari ini Dukcapil masih buka, seluruh Indonesia, tidak hanya di Bali buka memberikan pelayanan. Kita sudah koordinasi di sini tidak ada masalah dengan hak pilih, di rutan-rutan, semua sudah terwadahi. Tidak ada pemilih yang kehilangan hak konstitusional," tegasnya. (*)

Penulis: Ragil Armando
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved