Ini Pesawat yang Take-off dan Landing Pertama di Bandara Ngurah Rai Pasca Penutupan Selama 11 Jam
Sesuai NOTAM Nomor A2552/18 NOTAMC A2551/18, operasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali dibuka
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin
TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Sesuai NOTAM Nomor A2552/18 NOTAMC A2551/18, operasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali dibuka, Jumat (29/6/2018) pukul 14.30 Wita.
Pergerakan pesawat baik Take-off dan landing tidak dapat langsung berjalan.
Diperlukan beberapa waktu di airside untuk mempersiapkannya.
Selain itu, kesiapan masing-masing maskapai usaibandara kembali dibuka berbeda-beda.
Hal tersebut disampaikan Communication & Legal Section Head Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, Jumat (29/6/2018) sore.
"Lion Air JT 15 tujuan Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, menjadi penerbangan pertama yang lepas landas dari Bandara Ngurah Rai, Bali, untuk domestik pukul 17.12 Wita dengan membawa 120 pax. Dan landing pertama yakni Garuda Indonesia GA 7027 dari Labuan Bajo, pukul 17.33 Wita, dengan membawa 43 pax," ungkapnya.
Penerbangan kedua yang lepas landas yakni Citilink QG 681 menuju Halim Perdanakusuma, Jakarta, pukul 17.15 Wita dengan 43 pax.
Sementara untuk penerbangan pertama Internasional Silk Air MI 176 dari Singapura, menjadi maskapai yang landing pertama pukul 18.11 Wita.
Dan Citilink Bali menuju Wuxi Wuhan China QG 8830 18.30 Wita.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bandara-ngurah-rai_20180314_163045.jpg)