Breaking News:

Gunung Agung Terkini

Otoritas Bandara Akan Lakukan Evaluasi Berkala Penutupan Bandara Ngurah Rai, Ini 3 Alasannya

Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV Bali Nusra, Herson menyampaikan pihaknya akan terus melakukan evaluasi

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana Bandara Ngurah Rai terkini pasca dinyatakan ditutup, Jumat (29/6/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sesuai Notam A2551/18 NOTAMN Q) WAAF/QFALC/IV/NBO/A/000/999/0845S11510E005 A) WADD B) 1806281900 C) 1806291100 EST E) AD CLSD DUE TO AGUNG VOLCANIC ASH CREATED: 28 Jun 2018 18:21:00 SOURCE: WRRRYNYX mengenai penutup operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Jumat (29/6/2018) mulai pukul 03.00 - 19.00 WITA.

Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV Bali Nusra, Herson menyampaikan pihaknya akan terus melakukan evaluasi atas perkembangan situasi penyebaran Vulcanic Ash serta arah angin akan tetap dievaluasi secara berkala.

"Nanti pukul 12.00 WITA akan kita evaluasi kembali apakah pukul 19.00 nanti akan tetap ditutup atau apakah akan kita buka. Jika memang ruang udara di atas Bandara sudah tidak ada sebaran abu dapat kembali di buka, jika sebaran abu di ruang udara Bandara masih terdapat abu kita perpanjang penutupannya," ungkapnya.

Dalam mengambil keputusan menutup suatu Bandara karena erupsi gunung seperti ini setidaknya memiliki tiga parameter, pertama, adanya informasi dari satelit tentang keberadaan sebaran abu vulkanik di sekitar jalur lintasan penerbangan suatu bandara atau ruang udara (air space) di atas Bandara.

Dimana informasi tersebut bisa didapatkan dari ploting VAAC Darwin, Data RGB Citra Satelit dan RGB Citra Satelit cuaca Himawari

Parameter kedua yakni dari laporan pilot atau record Pilot Report mengenai apakah terdapat abu vulkanik atau tidak selama melintasi air space atau ruang udara wilayah Bali khususnya air space di atas Bandara.

Parameter ketiga adalah jika landasan atau air side Bandara sudah diselimuti abu vulkanik, ini bisa didapatkan dari aerodome observation dalam bentuk paper test yang dilakukan BMKG Ngurah Rai dan petugas Angkasa Pura.

Dimana ketiga parameter tersebut harus diperhatikan secara komprehensif untuk keselamatan penerbangan sebagai prioritas utama.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved