Gunung Agung Terkini

Dalam Tempo Satu Jam Gunung Agung Alami Erupsi 3 Kali, Begini Analisis PVMBG

Gunung Agung kembali erupsi sebanyak tiga kali, Senin (2/7) pagi. Yakni pukul 06.15 Wita, pukul 06.41 Wita, dan 06.55 Wita.

Dalam Tempo Satu Jam Gunung Agung Alami Erupsi 3 Kali, Begini Analisis PVMBG
Tribun Bali/Rizal Fanany
Petani tetap melakukan aktivitas seperti biasa, memanen kacang komak di Desa Kubu, Karangasem saat terjadi erupsi Gunung Agung, Jumat (29/6/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Gunung Agung kembali erupsi sebanyak tiga kali, Senin (2/7) pagi. Yakni pukul 06.15 Wita, pukul 06.41 Wita, dan 06.55 Wita.

Letusan pertama ketinggian kolom mncapai 2.000 meter, kedua 1.000 meter, dan ketiga 700 meter dari puncak Gunung Agung.

Kepala PVMBG, Kasbani menjelaskan, erupsi tadi mengarah ke barat. Setelah tiga hari erupsi kembali terjadi, ini hal yang biasa terjadi menyusul Gunung Agung masih berada di fase erupsi.

Dalam statu level III (siaga) dan radius empat kilometer dari puncak.

"Gunung ini masih belum stabil, fluktuatif. Jadi erupsi bisa terjadi setiap saat. Dan daerah bahaya masih sama, yaitu daerah radius aman berada diluar 4 kilometer. Warga harus tenang,"jelas Kasbani, pria asli Jember Jawa Timur ini.

Baca: Info BMKG Terkait Erupsi Gunung Agung
 

Baca: BREAKING NEWS! Pagi Hari, Gunung Agung Alami Tiga Kali Erupsi
 

Data seismograf, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat.

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 18 mm dan durasi sekita 3 menit 47 detik.

Masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak Gunung Agung.

Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak.

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved