Konjen Australia Gelar Ramah Tamah, Apresiasi Peran Media dalam Program Waste to Wealth

Konjen Australia mengapresiasi peran media yang telah mendukung program Waste to Wealth 2-7 Juni 2018 lalu

Konjen Australia Gelar Ramah Tamah, Apresiasi Peran Media dalam Program Waste to Wealth
Tribun Bali/Ni Putu Diah Paramitha Ganeshwari
Penyerahan sertifikat penghargaan kepada media partner Program Waste to Wealth 2018. 

TRIBUNBALI.COM, DENPASAR – Konjen Australia mengapresiasi peran media yang telah mendukung program Waste to Wealth 2-7 Juni 2018 lalu.

Hal ini disampaikan langsung oleh Konsul Jenderal Australia, Dr Helena Studdert.

“Dukungan media sangat penting sebagai jembatan antara instansi, dalam hal ini adalah Konjen Australia dengan masyarakat. Informasi yang disiarkan media lokal bukan hanya penting bagi masyarakat Bali, namun juga warga negara Australia yang sedang berada di Bali,” ucap Studdert dalam agenda ramah tamah bersama media di Kantor Konjen Australia, Renon, Denpasar, pada Senin (2/7/2018).

Dalam kesempatan itu, Konjen Australia juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada media partner program Waste to Wealth 2018.

“Adanya dukungan peliputan ini telah membantu kami mencapai tujuan utama, yaitu mempromosikan dan mendorong kerjasama dalam hubungan bisnis, pendidikan, dan budaya antara Australia, Bali, dan NTB. Semoga kerjasama ini bisa tetap berjalan dalam program-program kami berikutnya,” kata Studdert.

Selain Waste to Wealth, Konjen Australia juga memiliki program berkaitan bidang sosial, pendidikan, lingkungan, dan sebagainya.

Australia merupakan negara yang memiliki hubungan erat dengan Indonesia, khususnya Bali.

Dalam bidang pariwisata, jumlah kedatangan wisatawan asing asal Australia ke Bali cukup tinggi.

Pada 2017, angka kunjungan wisman Australia ke Bali mencapai angka 1.094.974 pengunjung.

Pada caturwulan pertama 2018 (Januari-April) pun angka kunjungan dari Australia tercatat 338.007 pengunjung.

Sedangkan dalam bidang pendidikan, tercatat sekitar 20.000 warga Indonesia sedang menempuh pendidikan di berbagai universitas di Australia pada 2017.

Bali berada di tujuh besar provinsi yang memilih Australia sebagai negara tujuan untuk belajar. (*)

Penulis: Ni Putu Diah paramitha ganeshwari
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved