Terbukti Bersalah Menyalahgunakan Narkotik, WN Rusia Pikir-pikir Divonis 14 Bulan Penjara

Aleksandr Shchadrov (33) asal Rusia melalui tim penasihat hukumnya, I Nyoman Dila dkk, belum bersikap terkait vonis

Terbukti Bersalah Menyalahgunakan Narkotik, WN Rusia Pikir-pikir Divonis 14 Bulan Penjara
Tribun Bali/Putu Candra
Aleksandr Shchadrov usai menjalani sidang putusan di PN Denpasar, Selasa (3/7/2018). WN asal Rusia divonis 14 bulan penjara, karena terbukti menyalahgunakan narkotik berupa tiga kapsul sediaan narkotik jenis Psilosin (sejenis jamur) dan dua lembar Lysergic Acid Diethylamide (LSD). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Aleksandr Shchadrov (33) asal Rusia melalui tim penasihat hukumnya, I Nyoman Dila dkk, belum bersikap terkait vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (3/7/2018).

Kepada majelis hakim, I Nyoman Dila menyatakan, masih pikir-pikir atas vonis satu tahun dan dua bulan penjara (14 bulan) yang diterima kliennya.

Aleksandr Shchadrov sendiri divonis karena terbukti menyalahgunakan narkotik, berupa tiga kapsul sediaan narkotik jenis Psilosin (sejenis jamur) dan dua lembar Lysergic Acid Diethylamide (LSD).

"Kami pikir-pikir Yang Mulia Majelis Hakim," ujar Nyoman Dila kepada majelis hakim pimpinan I Ketut Tirta.

Hal senada juga disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Martinus.

Sejatinya vonis yang dijatuhkan majelis hakim relatif ringan dibandingkan tuntutan yang diajukan jaksa penuntut.

Pada sidang pembacaan surat tuntutan yang digelar beberapa pekan lalu, Jaksa Martinus menuntut terdakwa yang berprofesi sebagai fotografer ini, dengan pidana penjara selama satu tahun dan delapan bulan (20 bulan).

Sementara majelis hakim dalam amar putusan sependapat dengan dakwaan serta tuntutan jaksa.

Terdakwa Aleksandr dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotik, sebagaimana dakwaan alternatif ketiga, yakni menyalahgunakan narkotik golongan I bagi diri sendiri, berupa narkotik jenis psilosin dan LSD.

Untuk itu, Aleksandr dijerat Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotik.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved