Ledakan Bom

5 Fakta Ledakan Bom di Pasuruan, Mulai Anak Luka-luka hingga Kapolsek Dilempar Tas Berisi Bom

terdengar lima kali suara ledakan, dan telah melukai seorang anak laki-laki berusia enam tahun.

5 Fakta Ledakan Bom di Pasuruan, Mulai Anak Luka-luka hingga Kapolsek Dilempar Tas Berisi Bom
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Tas hitam yang dilempar pria misterius yang disebutnya berisi, di Desa Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (5/6/2018) siang. 

TRIBUN-BALI.COM, PASURUAN - Ledakan diduga bom mengegerkan warga pemukiman padat penduduk di Desa Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (5/6/2018) siang.

Tribun-Bali.com melansir dari Surya.co.id, terdengar lima kali suara ledakan, dan telah melukai seorang anak laki-laki berusia enam tahun.

Kapolsek Bangil Kompol M Iskak pun menjadi korban pelaku pembawa bom yang meledak di rumah itu. Kapolsek sempat dilempar tas yang dibawa pelaku.

Berikut sejumlah fakta ledakan di Pasuruan
1. Seorang Anak Terluka
Seorang warga menjelaskan, di lokasi, sudah banyak warga yang berkerumun di sana.
Warga pun panik mendengar ledakan ini.

"Tidak tahu itu bom atau tidak. Yang jelas rumah yang dihuni sama orang yang disitu rusak. Dan anak laki - laki terluka. Tidak tahu itu anaknya siapa. Sama warga sudah dilarikan ke RSUD Bangil," tambahnya.

2. Kapolsek jadi Korban
Kapolsek Bangil, Kompol M Iskak menjadi korban pelaku pembawa bom yang meledak di rumah itu.

Ceritanya, Kapolsek mendapatkan laporan dari warga bahwa ada ledakan di Desa Pogar. Nah, ia pun langsung mendatangi lokasi kejadian.

"Sesampainya saya di lokasi, pelaku sudah keluar dari rumah dan dikejar warga. Melihat saya, pelaku langsung berlari menuju ke arah saya," kata Kapolsek kepada Surya.

Ia pun menjelaskan, melihat pelaku bom yang membawa ransel itu, dirinya lari. Ia masuk ke dalam gang sempit di antara rumah-rumah warga. Siapa sangka, pelaku tetap mengejarnya sampai ke sudut tersempit.

"Jujur saya juga takut. Tapi, saya tidak bisa diam. Saya tahu dia pelaku yang membawa bom itu dari warga. Makanya saya terus lari," tambahnya.

Halaman
123
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved