Bebas dari Hukuman Pancung, TKI Nurkoyah Disambut Tangis Keluarga dan Peluk Ibunda

Nurkoyah, Tenaga Kerja Indonesia (TKl) lolos dari ancaman hukuman mati di Arab Saudi

Bebas dari Hukuman Pancung, TKI Nurkoyah Disambut Tangis Keluarga dan Peluk Ibunda
KOMPAS.com/Farida Farhan
Nurkoyah, TKI yang lolos dari hukuman mati di Arab Saudi, langsung sujud syukur saat tiba di rumahnya, Dusun Krajan 1, Desa Kertajaya, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, Rabu (4/7/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, KARAWANG - Nurkoyah, Tenaga Kerja Indonesia (TKl) lolos dari ancaman hukuman mati di Arab Saudi.

Ia dipulangkan ke rumahnya di Dusun Krajan I, RT 005 RW 002, Desa Kertajaya, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, Rabu (4/7/2018) sekitar pukul 23.00 WIB.

Kedatangannya disambut tangis haru keluarga dan para tetangga.

Bahkan putrinya pingsan melihat ibunya yang sebelumnya dikabarkan terancam hukuman mati, berada di hadapannya.

Setelah melewati riungan keluarga dan tetangga, Nurkoyah langsung sujud syukur begitu sampai di teras rumahnya.

Nurkoyah kemudian berjalan memasuki rumahnya dan langsung memeluk sang ibu, Narmi (70).

Tangis keduanya pecah.

Tak banyak kata-kata yang terucap, selain isakan, peluk, dan elusan kepala.

Tubuh Narmi lemas di pelukan Nurkoyah.

"Ini ibumu, peluk, peluk," ujar kerabat Nurkoyah yang turut memeluknya.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved