Respons Menteri Luhut Binsar Ditanya Dampak Erupsi Gunung Agung Pada IMF-World Bank

Erupsi Gunung Agung yang terjadi akhi-akhir ini adalah sebuah letusan-letusan yang sifatnya skala kecil.

Respons Menteri Luhut Binsar Ditanya Dampak Erupsi Gunung Agung Pada IMF-World Bank
Tribun Bali/Rino Gale
Suasana kunjungan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim yang didampingi oleh Menko Maritim di Garuda Wisnu Kencana di Jalan Raya Uluwatu, Ungasan, Kuta Selatan Rabu (5/7/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Aktivitas Gunung Agung yang tinggi akhir-akhir ini tak luput dari pantauan Menteri Koordinator (Menko) Maritim Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut memaparkan, hasil diskusi bersama Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani dan ahli vulkanologi Profesor Surono, terkait perkembangan erupsi Gunung Agung, di Kabupaten Karangasem, Bali tidak akan berpengaruh pada gelaran IMF-World Bank Annual Meeting pada bulan Oktober 2018 di Nusa Dua, Badung, Bali.

Luhut mengatakan, dari keterangan keduanya kemungkinan Gunung Agung erupsi seperti tahun 1963 sangat kecil.

"Menyangkut masalah Gunung Agung, informasi dari Kepala PVMBG Kasbani dan Profesor Surono secara terpisah, sangat kecil peluangnya terjadi erupsi (Gunung Agung) seperti tahun 1963," kata Luhut, saat memantau obyek wisata Patung GWK, Badung, Bali, Kamis (5/7/2018).

Erupsi Gunung Agung yang terjadi akhi-akhir ini adalah sebuah letusan-letusan yang sifatnya skala kecil.

Hal itu sama seperti yang pernah terjadi seperti pada Gunung Merapi, Gunung Sinabung, dan Gunung anak Krakatau dan sebagainya.

Baca: Gunung Agung Erupsi dengan Tinggi Kolom Abu 2.800 Meter, Kolom Abu Tertinggi Sepanjang Periode Ini

Baca: Di Tengah Gejolak Gunung Agung, Persiapan IMF-World Bank Tetap Berlangsung

Berbekal informasi itu, dia meyakini erupsi Gunung Agung tak mengganggu pelaksanaan IMF-World Bank Annual Meeting di Nusa Dua.

"Jadi ini adalah suatu hal yang menurut mereka masih lumrah. Kalau pun terjadi seperti erupsi (Gunung Agung) pada Tahun 1963 itu, efeknya hanya sampai pada 10 dan 12 kilo meter saja," ungkapnya.

Luhut juga meminta doa kepada seluruhnya agar acara IMF-World Bank Annual Meeting pada bulan Oktober mendatang akan berjalan sukses dan lancar.

"Kami juga minta sama teman-teman dan Pendeta di sini untuk mendoakan acara ini sukses. Karena ini, juga membuat kebaikan buat masyarakat Bali khususnya dan tentunya Indonesia secara umum. Jadi, kita tidak terlalu banyak khawatir, tapi mewaspadai dan memantau secara cermat harus. Kita sudah punya skenario, dan kita sudah percaya dengan skenario yang kita sudah selesaikan," ujar Luhut. (*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved