Pilgub Bali 2018

9 Catatan Jelang Pleno Rekapitulasi Suara Pilgub Bali, Anggota Brimob Bersenjata Ikut Siaga

Tidak hanya pengamanan terbuka, Polda Bali juga akan melakukan pengamanan tertutup.

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Rizki Laelani
istimewa
Persiapan pengaman untuk Pleno Rekapitulasi Suara Hasil Pilgub Bali 2018. 

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali mengadakan pertemuan dalam koordinasi persiapan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat provinsi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018, Jumat (6/7/2018).

Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Ketut Rudia, Kepala Ombudmas Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkatab, Komisi Informasi Bali I Made Wijaya, Kabid Poldagri Kesbangpol Bali Ketut Santika Adi, Kepala Satpol PP Provinsi Bali Made Sukadana, Kasudit I Dit Intelkam Polda Bali Kompol Ni Nyoman Wismawati, dan LO masing-masing pasangan calon.

Kegiatan ini diadakan untuk memberikan pemahaman terkait mekanisme rekapitulasi serta aturan yang harus ditaati masing-masing peserta maupun Paslon yang mengikuti kegiatan rekapitulasi.

Dalam rapat juga dilaksanakan pembacaan tata tertib rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat provinsi untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018.

Ketua KPU Provinsi Bali menyampaikan, rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil suara Pilgub Bali 2018 akan dilaksanakan pada Minggu 8 Juni 2018 mendatang.

"Saat ini, KPU Kabupaten sudah sebagian besar melakukan pleno. Dimana, kotak dan suara dari kabupaten yang telah melaksanakan pleno sudah berada di KPU Bali dan disimpan di tempat yang aman," ungkapnya.

Berkaitan dengan mekanisme dan aturan dalam rekapitulasi hasil suara, sesuai ketentuan bahwa saksi yang nanti ditugaskan oleh masing-masing paslon berjumlah empat orang dan hanya dua orang yang bertugas pada saat kegiatan rekapitulasi.

Dari KPU akan menyediakan 13 ID untuk masing-masing paslon, sehingga undangan seluruhnya berjumlah 62 orang. Selain itu, dalam kegiatan rekapitulasi dari masing Paslon tidak melibatkan masa pendukung.

Direktur Sabhara Polda Bali, Kombes Pol. I Wayan Pinatih, selaku Kaopsda Mantap Praja Agung-2018 mengatakan rapat pleno yang dilaksanakan di Kantor KPU Provinsi Bali akan mendapat pengamanan dari pihak kepolisian.

Tidak hanya pengamanan terbuka, Polda Bali juga akan melakukan pengamanan tertutup.

“Kami akan melaksanakan pengamanan dengan kekuatan penuh untuk menjamin proses rapat pleno terbuka rekapitulasi perolehan suara di KPU Provinsi Bali berjalan lancar dan aman. Kita juga akan di back up Brimob bersenjata lengkap. Mudah-mudahan semua berjalan sesuai aturan hukum,” tegas perwira lulusan Akpol tahun 1987 ini. (*)

9 Poin Jelang Pleno
1. KPU Provinsi Bali mengadakan pertemuan dalam koordinasi persiapan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat provinsi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018, Jumat (6/7/2018).

2. Hadir juga Ketua KPU Provinsi Bali, Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Kepala Ombudmas Perwakilan Bali, Komisi Informasi Bali I Made Wijaya, Kabid Poldagri Kesbangpol Bali, Kepala Satpol PP Provinsi Bali Made Sukadana, Kasudit I Dit Intelkam Polda Bali, dan LO masing-masing pasangan calon.

3. Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil suara Pilgub Bali 2018 pada Minggu 8 Juni 2018.

4. Saksi ditugaskan masing-masing paslon berjumlah empat orang, dan hanya dua orang yang bertugas saat rekapitulasi.

5. KPU hanya menyediakan 13 ID untuk masing-masing paslon.

6. Jumlah undangan 62 orang.

7. Saat rekapitulasi dari masing paslon tidak melibatkan massa pendukung.

8. Selain pengamanan terbuka, Polda Bali juga akan melakukan pengamanan tertutup.

9. Disiagakan back up Brimob bersenjata lengkap.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved