Meninggal Karena Salah Diagnosis, Gadis Kecil Ini Ungkap Perasaannya pada Sang Ibu

Nasib malang menimpa gadis berusia 10 tahun asal Sheffeild. Ia harus kehilangan nyawanya akibat kelalaian dokter

Meninggal Karena Salah Diagnosis, Gadis Kecil Ini Ungkap Perasaannya pada Sang Ibu
Grid.ID
Gadis kecil yang meninggal akibat salah diagnosis 

TRIBUN-BALI.COM - Nasib malang menimpa gadis berusia 10 tahun asal Sheffeild.

Ia harus kehilangan nyawanya akibat kelalaian dokter.

Peristiwa nahas yang menimpa seorang gadis kecil ini menyimpan kisah haru.

Pasalnya, gadis yang baru berusia 10 tahun ini mengatakan "Aku mencintai ibu," kepada saudara perempuannya sebagai kata-kata terakhir yang diucapkannya, seperti yang dilansir dari Mirror.co.uk pada 5 Juli 2018.

Kesalahan fatal yang konon menyebabkan gadis bernama Simra Ali ini kehilangan nyawa adalah kesalahan diagnosa dari dokter yang menanganinya.

Simra mengeluh sakit perut, muntah, dan kelelahan saat pergi menjumpai dokter yang kemudian dikatakan sebagai infeksi air.

Namun, setelah tiga hari kepulangannya dari rumah sakit, Simra kembali jatuh sakit di rumahnya.

Keluarga dengan sigap melarikan sang putri kecil itu ke Rumah Sakit Anak-anak di Sheffield.

Setelah di diagnosis, Simra dinyatakan tengah berada dalam situasi serangan jantung.

Berselang 30 menit, nyawa gadis malang ini tidak dapat diselamatkan.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved