Jelang Pertemuan IMF-World Bank, Autogate Imigrasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai Mulai Disiapkan

Menjelang pertemuan tahunan IMF-World Bank Oktober mendatang, berbagai fasilitas pendukung terus dikerjakan

Jelang Pertemuan IMF-World Bank, Autogate Imigrasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai Mulai Disiapkan
net
Bandara Ngurah Rai 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Menjelang pertemuan tahunan IMF-World Bank yang akan digelar di Nusa Dua pada Oktober mendatang, berbagai fasilitas pendukung terus dikerjakan.

Salah satunya adalah pengadaan autogate Imigrasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Badung.

Kepala Humas Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim mengatakan, sebagian besar peralatan autogate sudah sampai di bandara.

Selanjutnya dilakukan persiapan perakitan dan pemasangan di lokasi.

Untuk persipan IMF-World Bank, akan dipasang 16 unit autogate yaitu 6 unit di terminal kedatangan, dan 10 unit di terminal keberangkatan.

"Pemasangan autogate sebanyak 16 unit itu sudah memperhatikan kondisi load traffic di Bali saat ini," ujar Arie kepada Tribun Bali, Jumat (13/7/2018).

Untuk diketahui, sebelum pengadaan autogate ini, pelayanan keimigrasian bagi penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai masih dilakukan secara manual.

Penumpang yang cenderung meningkat sering menyebabkan antrean panjang di konter-konter Imigrasi yang ada di bandara.

Berdasarkan data yang dihimpun, pergerakan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai selama lima tahun terakhir (2013 hingga 2017) terus bertumbuh hingga 8 persen.

Adapun perbandingan penumpang internasional dan domestik di Bandara Ngurah Rai adalah 55 persen berbanding 45 persen.

"Dalam kondisi normal, proses pengoperasian autogate tersebut nantinya hanya membutuhkan maksimal 30 detik saat proses scanning," imbuh Arie.(*)

Penulis: Widyartha Suryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved