Breaking News:

Diburu Hingga ke Madura, DPO Kasus Jambret Ini Akhirnya Diamankan Polisi Polsek Kuta

Juhan Hairudi alias Rudi yang masuk kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yang tersangkut kasus pencurian (jambret)

Istimewa
Juhan Hairudi alias Rudi yang masuk kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yang tersangkut kasus pencurian (jambret) akhirnya berhasil diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Kuta. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Juhan Hairudi alias Rudi yang masuk kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yang tersangkut kasus pencurian (jambret) akhirnya berhasil diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Kuta pada Selasa 10 Juli 2018 kemarin.

Hal ini disampaikan Kapolsek Kuta AKP Teuku Ricki Fandlianshah Sabtu (14/7/2018) malam kepada awak media.

Ia menambahkan, pelaku ini merupakan hasil tindak lanjut dari interogasi pelaku jambret yang berhasil diamankan pada tanggal 28 Juni 2018 kemarin.

Tim opsnal yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Aan Saputra melakukan pengejaran terhadap Rudi yang masuk kedalam DPO dan dilakukan pengejaran hingga ke Desa Ketupat Kec. Ra’as Kabupaten Madura, Jawa Timur.

"Dari hasil interogasi pelaku mengakui sudah menjambret beberapa kali  beberapa kali dengan menyasar turis asing. Selama 2 bulan terakhir pelaku mengaku sudah melakukan aksinya sebanyak  9 kali," ungkap Iptu Aan.

 
Mantan Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat ini menyampaikan bahwa pelaku setiap melakukan aksinya tersebut, selalu berpasangan atau satu motor berdua.

 
Hasil jambret berupa Handphone dijual kepada penadah yang dikenal oleh pelaku Pandu status sekarang sebagai tahanan Polsek Kuta saat ini.

 
"Uang hasil penjualan handphone yang dijambret dibagi dan hasil pembagian habis dipakai untuk keperluan sehari-hari. Dan sementara belum ditemukan barang bukti saat pelaku diamankan," paparnya.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved