Diduga Setubuhi Siswinya Secara Paksa, Oknum Guru Sekolah Swasta di Denpasar Besok Diadili

Oknum guru di Denpasar bernisial PAM (38) yang menjadi tersangka, karena diduga melakukan pelecehan terhadap siswinya

Diduga Setubuhi Siswinya Secara Paksa, Oknum Guru Sekolah Swasta di Denpasar Besok Diadili
tribunnews.com
ilustrasi pelecehan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pasca pelimpahan tahap II serta dilakukan penahanan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar beberapa minggu lalu.

Oknum guru di Denpasar bernisial PAM (38) yang menjadi tersangka, karena diduga melakukan pelecehan terhadap siswinya akan menjalani sidang perdana, Senin (16/7) besok di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Demikian disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Putu Oka Surya Atmaja saat dihubungi, Sabtu (14/7/2018).

"Penetapan jadwal sidang sudah kami terima dari pihak pengadilan (PN Denpasar). Sidang untuk tersangka PAM dengan agenda pembacaan surat dakwaan akan dilaksanakan tanggal 16 Juli," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Denpasar, Arief Wirawan menyatakan, pihaknya telah menerima pelimpahan tersangka beserta barang bukti dari pihak kepolisian.

Dari pelimpahan tersebut, pihak kejaksaan langsung melakukan penahanan terdakwa tersangka.

"Pelimpahan sudah kami lakukan. Setelah semuanya dinyatakan lengkap, tersangka langsung kami tahan. Proses selanjutnya, kami limpahkan ke pengadilan untuk disidangkan," jelasnya, kala itu.

Dari berkas pelimpahan, Arief mengatakan, tersangka disangkakan melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak. Hanya saja pihaknya belum bisa membeberkan terkait pasal yang dikenakan.

"Yang jelas tersangka dinilai melanggar UU Perlindungan Anak. Nanti kita lihat di surat dakwaan saat dibacakan di muka persidangan pengadilan," ujarnya.

Dikutip dari berita sebelumnya, PAM dilaporkan ke pihak kepolisian karena kelakuan bejatnya.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved