Terbungkus Kantong Plastik Putih, Warga Jalan Ratna Geger Temukan Orok Bayi Perempuan Kembar

Warga Jalan Ratna Gang Werkudara, Denpasar pagi tadi dikejutkan dengan penemuan orok (bayi) kembar berjenis kelamin perempuan

Terbungkus Kantong Plastik Putih,  Warga Jalan Ratna Geger Temukan Orok Bayi Perempuan Kembar
Tribun Bali/Busrah Ardans
Lokasi penemuan orok kembar berjenis kelamin perempuan, Minggu (15/7/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Warga Jalan Ratna Gang Werkudara, Denpasar pagi tadi dikejutkan dengan penemuan orok (bayi) kembar berjenis kelamin perempuan sekitar pukul 11.00 Wita.

Tak ayal awalnya warga mengira ada bangkai hewan yang mati di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), tetapi kemudian yang ditemukan ialah dua sosok orok kembar yang sudah meninggal dunia.

Saat tribun-bali.com mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 15.00 Wita tampak masih banyak warga yang mendatangi lokasi dan berkerumunan bercerita.

Gang yang agak sempit nampak ramai oleh kawanan ibu-ibu juga anak kecil yang masih bercengkrama juga berlalu lalang sekitar TKP.

Seorang warga yang juga nge-Kos tak jauh dari lokasi, Julius saat diwawancarai tribun-bali.com mengaku kejadian tersebut bermula pukul 11.00 Wira pagi tadi yang dikira warga bangkai kucing yang mati. 

"Iya beberapa jam yang lalu. Sekitar pukul 11.00 Wita. Tadi warga mencium bau bangkai, jadi dikira kucing mati, ternyata pas mau diambil ada kakinya keluar sehingga warga pun kaget,"akuinya. 

Kata dia, bayi tersebut sudah meninggal dan diperkirakan disimpan di lokasi sejak dua hari yang lalu. 

"Jadi Jumat malam kemarin itu, warga sempat dengar ada suara bayi menangis. Mungkin waktu itu masih hidup. Sudah ada dua hari yang lalu lah. Nah pas minggu pagi tadi masyarakat mencium bau busuk itu," kata dia. 

Ia juga mengatakan kalau orok tersebut merupakan bayi kembar berjenis kelamin perempuan yang dibungkus sama kantong plastik putih dan kain.

"Iya tadi, itu dibungkus sama plastik putih dan kain, nah itu pas ada yang angkat itu kaki si bayi itu keluar," kata dia. 

Sementara ungkap dia, orok itu diletakkan di depan kos-kosan yang dihuni beberapa anak kos lelaki. 

"Kalau di kos itu yang tinggal anak lelaki semua, nggak ada anak perempuan sih setau saya," ungkapnya.

Kini lokasi penemuan sudah dipasang police line oleh pihak kepolisian. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved