Ayah Meghan Markle Sebut Gelagat Putrinya Isyaratkan Ketakutan Adaptasi dengan Keluarga Kerajaan

Hubungan Meghan Markle dengan keluarganya usai menikah memang berjalan penuh drama, terutama dengan ayah dan kedua kakaknya

Ayah Meghan Markle Sebut Gelagat Putrinya Isyaratkan Ketakutan Adaptasi dengan Keluarga Kerajaan
TRIBUNJATIM.COM/KOLASE
Pangeran Harry-Meghan Markle dan kakaknya, Thomas Markle Jr  

TRIBUN-BALI.COM - Hubungan Meghan Markle dengan keluarganya usai menikah memang berjalan penuh drama, terutama dengan ayah dan kedua kakaknya.

Belum lama ini, dalam sebuah wawancara ayah Meghan, Thomas Markle menyatakan jika putrinya itu mengalami masa yang tak mudah bergabung dalam keluarga kerajaan.

"Hal yang saya pikirkan tentang putri saya, saya rasa ia merasa ketakutan (menyesuaikan diri dalam keluarga kerajaan)," ujarnya.

Ia mengaku bisa melihat rasa khawatir dan takut dari gerak-gerik Meghan.

"Saya melihat melalui matanya, wajahnya, dan dalam senyumnya,” kata Thomas pria 73 tahun itu pada People.com.

"Saya telah melihat senyumnya selama bertahun-tahun. Saya tahu senyumnya, saya tidak suka senyumnya yang saya lihat sekarang. Yang ini bahkan bukan senyuman, ini adalah senyuman yang menyakitkan," ujar Thomas lagi.

"Mungkin hanya mengalami hari yang buruk, tapi dia terlihat banyak tekanan,” tambahnya.

Dalam wawancara yang sama, Thomas mengakui bahwa dia belum berbicara dengan putrinya setelah dia menikahi Pangeran Harry pada 19 Mei.

"Saya berbicara dengan Meghan dan Harry secara singkat setelah pernikahan," katanya lagi.

"Saya mengirim SMS ke nomor istana, saya mengatakan saya ingin berbicara dengan putri saya namun tidak mendapat balasan," lanjutnya.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved