DPD REI Bali Apresiasi Kebijakan Relaksasi LTV/FTV Bank Indonesia

KPwBI Bali melakukan pertemuan dengan DPD REI guna memperdalam pembahasan relaksasi LTV/FTV

DPD REI Bali Apresiasi Kebijakan Relaksasi LTV/FTV Bank Indonesia
Istimewa
Suasana Pertemuan DPD REI Bali dengan KPwBI Bali membahas ihwal relaksasi LTV/FTV di Denpasar, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah membaca surat kabar Tribun Bali, ihwal pendapat Ketua Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (DPD-REI) Bali, Pande Agus Permana Widura, terhadap relaksasi LTV/FTV yang dilakukan BI, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali (KPwBI) Bali, melakukan pertemuan dengan DPD REI guna memperdalam pembahasan ini.

Pada dasarnya, REI Bali mengapresiasi upaya Bank Indonesia mendorong gairah sektor properti melalui pelonggaran kebijakan makroprudensial, dalam bentuk ketentuan rasio loan to value (LTV) atau financing to value (FTV) dari fasilitas kredit/pembiayaan perumahan  (sesuai keputusan RDG Bulanan Bank Indonesia pada tanggal 28-29 Juni 2018).

Dengan diterapkannya relaksasi LTV/ FTV oleh Bank Indonesia, Ketua DPD REI mengharapkan akan ada peningkatan pembelian rumah dan pembiayan melalui fasilitas KPR.

Pria yang akrab disapa Pande ini, juga menyampaikan, concern dari pihak penjual (pengembang) di antaranya kesiapan perbankan dalam penyaluran kredit dengan skema yang baru.

“Selain itu, meski relaksasi ini sangat baik, namun terdapat beberapa hal yang masih perlu didiskusikan lebih lanjut antara pihak perbankan dan pengembang, terutama terkait permasalahan persyaratan administrasi khususnya bagi calon debitur KPR tipe kecil sampai denfan Tipe 21,” katanya, Kamis (19/7/2018).

Berkaca dari pengalaman sebelumnya (relaksasi LTV/FTV 2016), berdampak positif yang langsung dirasakan para anggota REI adalah adanya peningkatan penjualan, khususnya pada kepemilikan rumah kedua.

Kedepan, dengan diterapkannya kembali relaksasi LTV/FTV di bulan Agustus 2018, permintaan pada sektor properti residensial dapat terakselerasi.

Kepada Tribun Bali, Pande berharap bank penyalur dapat melakukannya secara maksimal dan menerapkannya di lapangan.

“Dan saya juga berharap dengan relaksasi LTV/FTV BI ini, akan terjadi kenaikan dalam hal penjualan rumah terutama untuk rumah kedua dan ketiga,” tegasnya.

Halaman
12
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved