Rinek Tinggal di Rumah Reot Hampir Roboh, 'Kalau Hujan Pasti Bocor, Makanya Tidur di Pojok-pojoknya'

Lansia berusia 80 tahun ini tinggal di rumah yang jauh dari kesan layak. Kediamannya itu tampak sangat memperihatinkan

Rinek Tinggal di Rumah Reot Hampir Roboh, 'Kalau Hujan Pasti Bocor, Makanya Tidur di Pojok-pojoknya'
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Ni Wayan Rinek duduk di teras rumahnya di Banjar Pempatan, Dusun Peken, Desa Aan, Banjarangkan, Klungkung, Kamis (19/7/2018). Lansia ini tinggal di bangunan yang rusak parah. Rumah semi permanen Ni Ketut Natar juga sama, rusak dan tak layak ditempati. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Ni Wayan Rinek, duduk di depan teras rumahnya di Banjar Pempatan, Dusun Peken, Desa Aan, Banjarangkan, Klungkung, Kamis (19/7/2018).

Lansia berusia 80 tahun ini tinggal di rumah yang jauh dari kesan layak.

Kediamannya itu tampak sangat memperihatinkan.

Atap rumahnya bocor, kayu plafon koyak, temboknya pun roboh.

Saat masuk ke dalam kamarnya, tempat tidurnya hanya beralas bambu patah.

Pakaian berserakan di sana sini.

Tembok yang roboh itu disekat dengan tikar.

Saat musim hujan seperti ini, Dadong Rinek tetap tidur di sana.

Ia memilih sudut rumah yang cukup aman dari guyuran hujan.

Ia bersikeras tetap tinggal di sana karena tak ingin merepotkan anaknya yang juga hidup kekurangan.

Halaman
1234
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved