Kampanye Cerdas Gunakan Kosmetik, BPOM: Pilih Produk Legal dan Aman dengan Cara KLIK

Minggu (22/7/2018) berlangsung acara kampanye cerdas menggunakan kosmetik untuk generasi milenial

Kampanye Cerdas Gunakan Kosmetik, BPOM: Pilih Produk Legal dan Aman dengan Cara KLIK
Tribun Bali/Karsiani Putri
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Penny K. Lukito hadir sebagai pemateri dalam acara kampanye cerdas menggunakan kosmetik untuk generasi milenial yang bertempat di Grand Inna Sanur, Bali, Minggu (22/7/2018). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUNBALI.COM, DENPASAR - Minggu (22/7/2018) berlangsung acara kampanye cerdas menggunakan kosmetik untuk generasi milenial yang bertempat di Grand Inna Sanur, Bali.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk talkshow yang ditujukan untuk mengedukasi para generasi muda, generasi milenial agar dapat memilih dan menggunakan kosmetik yang aman, bermutu, dan bermanfaat.

Kegiatan hari ini bekerjasama dengan Kwarda Gerakan Pramuka Bali yang menghadirkan 200 pramuka mewakili Pembina, Penegak, dan Pendega dari Kwarcab Pramuka Kota Denpasar, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Gianyar.

"Mengapa kami mengajak pramuka karena mereka masuk dalam kategori umur yang menjadi market sangat besar, dan mereka begitu sadar untuk mempercantik diri, padahal godaan semakin banyak dengan banyaknya e-commarce yang menawarkan berbagai produk yang bagus, namun belum tentu itu benar dan legal," ujar Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Penny K. Lukito pada Minggu (22/7/2018) di Grand Inna Sanur, Denpasar, Bali.

Oleh karena itu, peserta tersebut dirasa cocok untuk mendapatkan materi yang dipaparkan dalam kampanye tersebut.

Dalam acara tersebut dijelaskan juga mengenai peran serta masyarakat dalam mencegah dan menurunkan peredaran kosmetik ilegal dan atau mengandung bahan berbahaya.

Peran serta tersebut dapat dilakukan melalui cerdas memilih kosmetik aman melalui KLIK yaitu cek Kemasan, Label, Izin edar, dan tanggal Kedaluarsa.

Bisa juga mengedukasi dan mengajak orang lain, kerabat, maupun teman untuk ikut serta memilih kosmetik yang aman dan tidak mudah tergoda oleh iklan.

Masyarakat juga dapat melapor ke BPOM bila mencurigai adanya kegiatan produksi atau mengedarkan kosmetik ilegal di lingkungannya.

Laporan tersebut dapat disampaikan melalui HALOBPOM di 1500533, akun media sosial BPOM, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen di BPOM setempat. (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved