Breaking News:

Penangangan Tipikor Kejati dan Kejari Bali 2017 hingga Juli 2018 Selamatkan Uang Negara Rp 12 Miliar

Penanganan perkara tindak pidana korupsi (tipikor) dari Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali dan Kejaksaan Negeri (Kejari) se-Bali

Tribun Bali/Putu Candra
Kajati Bali, Amir Yanto (tiga dari kiri) saat memberikan keterangan kepada awak media terkait capaian kinerja kejaksaan 2018. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penanganan perkara tindak pidana korupsi (tipikor) dari Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali dan Kejaksaan Negeri (Kejari) se-Bali, telah mampu menyelamatkan Rp 12 miliar lebih uang negara.

Demikian disampaikan Kepala Kejati (Kajati) Bali, Amir Yanto saat memaparkan capaian kinerja kejaksaan tahun 2017 sampai dengan Juli 2018, disela peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-58 di Kejati Bali, Senin (23/7/2018).

"Penyelamatan keuangan negara dari penanganan kasus tipikor sejumlah Rp 12.363.642.838. Oleh Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara melalui Jaksa Pengacara Negara (JPN) sejumlah Rp 7,5 miliar. Pemulihan Keuangan Negara oleh JPN Rp 107.261.000," jelasnya.

Penanganan perkara tipikor rentan waktu 2017 sampai dengan Juni 2018 dibeberkan Amir.

Kejati Bali telah melakukan penyidikan terhadap 28 perkara korupsi.

Sedangkan Kejari se-Bali menangani 17 perkara.

"Dari penyidikan tipikor untuk penuntutan sudah 43 perkara," ungkapnya.

Selain mepaparkan penanganan tipikor, pihaknya juga menjelaskan kinerja beberapa bidang.

Bidang pembinaan, telah melaksanakan kegiatan peningkatan kemampuan sumber daya manusia.

Dikatakan Amir, sebanyak 37 tenaga jaksa dan tata usaha mengikuti pendidikan dan pelatihan teknis fungsional maupun adminitrasi.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved