Akademisi Universitas Udayana Tanggapi Soal Penyakit Cabai : Profesor Dan Doktor Bukan Tidak Bekerja

Mungkin saja pernyataan tersebut merupakan sebuah kelakar, namun menurutnya sangat menyentuh perasaannya sebagai akademisi pertanian.

Akademisi Universitas Udayana Tanggapi Soal Penyakit Cabai : Profesor Dan Doktor Bukan Tidak Bekerja
Tribun Bali/ Net
Ilustrasi Cabai

TRIBUN-BALI.COM - AHLI Perlindungan Tanaman Universitas Udayana, Prof. I Wayan Supartha, merasa kaget atas pernyataan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, menanggapi kasus penyakit cabai yang terjadi di Desa Guwang, Gianyar.

Terlebih soal pernyataan untuk menutup fakultas pertanian di perguruan tinggi.

Prof Supartha menyatakan, akademisi tidak menghasilkan teknologi yang langsung diterapkan oleh petani.

Namun menurutnya, akademisi membuat penelitan yang kemudian diserahkan ke Balai Kajian dan Dinas Pertanian.

“Profesor dan doktor bukan tidak bekerja, mereka bekerja. Tetapi target kerjanya bukanlah teknis. Kita menghasilkan kajian-kajian yang digunakan untuk menyelesaikan masalah ini. Perguruan tinggi tidak punya uang untuk membuat teknologi, yang mempunyai uang adalah pemerintah. Dan kewenangannya ada di pemerintah,” terangnya.

Supartha mengatakan mungkin saja pernyataan tersebut merupakan sebuah kelakar, namun menurutnya sangat menyentuh perasaannya sebagai akademisi pertanian.

“Ini sudah menyentuh esensi dan eksistensi sebuah struktur. Itu merupakan pernyataan yang tidak bijak dari seorang pimpinan eksekutif,” ucapnya.

Ia menjelaskan tanaman itu adalah organisme hidup, sehingga tanaman memiliki kemampuan beradaptasi dan mekanisme resistensi.

Dikatakannya, banyak teknologi yang sudah diterapkan, seperti teknologi yang digunakan, diprediksi mampu menangkal penyakit-penyakit yang ada.

Namun ada juga pengaruh iklim dan kemampuan tanaman untuk bertahan dengan lingkungannya, sehingga tanaman mempunyai resistensi terhadap teknologi tersebut.

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved