Ketua Komisi IV DPRD Bawakan Cabai ‘Penyakitan’ ke Gubernur Bali

Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Nyoman Parta, membawa pohon cabe yang berbuah lebat namun dalam kondisi layu dan setengah mati.

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ada hal unik ketika jajaran Pemprov Bali dan DPRD Bali menggelar rapat kerja gabungan dengan agenda membahas Raperda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun 2017, Senin (23/7/2018).

Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Nyoman Parta, membawa pohon cabe yang berbuah lebat namun dalam kondisi layu dan setengah mati.

Cabai “penyakitan” itu diperlihatkan kepada Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika.

Ketika rapat yang digelar di Ruang Rapat Gabungan Kantor DPRD Provinsi Bali itu baru saja dibuka oleh Ketua DPRD Bali, I Nyoman Adi Wiryatama, Parta langsung melakukan interupsi.

Ia melaporkan kepada Gubernur Bali bahwa kebun cabai di Subak Buluh Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar, layu dan mati karena berpenyakitan. Namun ironisnya, tidak ada petugas pertanian yang mendampingi para petani mengatasi permasalahan tersebut.

“Kalau persoalan sosial, saya mengerti mencari solusinya, tetapi ini lebih ke persoalan teknis. Cabai petani mati berdiri dengan kondisi berbuah, tapi tidak ada yang memberi solusi dan mendampingi mereka,” kata Parta dengan nada agak tinggi.

Setelah memperlihatkan cabai berpenyakitan kepada Gubernur Bali, Parta lalu menyerahkannya secara simbolis kepada Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Holtikultura Provinsi Bali, Ida Bagus Wisnuardana, yang juga turut hadir dalam rapat tersebut.

“Saya pikir Pak Gubernur harus tugaskan Kadis Pertanian dan badan yang memiliki kompetensi untuk mengobati cabai-cabai itu, dan cabai yang masih hidup sekarang agar diselamatkan dengan obat supaya tidak mati semuanya,” ujar Parta.

Dewan dari Guwang ini sangat prihatin dengan kondisi para petani cabai di desanya.

Apalagi harga cabai saat ini sedang mahal, yaitu Rp 50 ribu per kilogram karena sedang musim ngaben di Bali.

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved