Gara-Gara Anjingnya Kencing Sembarangan, Bule Australia di Ubud Ini Ditangkap Polisi

Seorang warga negara Australia, Michael David Sode (47) tampak pasrah, saat berada di dalam sel Mapolsek Ubud

Michael David Sode 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR  – Seorang warga negara Australia, Michael David Sode (47) tampak pasrah, saat berada di dalam sel Mapolsek Ubud, Rabu (25/7/2018).

Kasus membuat WNA yang tinggal di Banjar Nyuh Kuning, Desa Mas, Ubud ini ditahan relatif sepele.

Yakni, ditengarai oleh anjing peliharaannya yang kerap kencing di sopa Warung Coconat, Banjar Nyuh Kuning milik I Made Wena (47).

Menurut Korban, I Made Wena,  saat berada di dalam warungnya, Jumat (6/7/2018) tiba-tiba tiga ekor anjing masuk ke warungnya dan mengencingi sopa, lalu kabur.

Dan, saat itu juga, pemilik anjing tersebut, David, datang ke warungnya untuk berbelanja.

Melihat pemilik anjing itu datang, Wena langsung  menyampaikan pada David bahwa anjingnya kerap mengencingi sopa.

Namun bukannya permohonan maaf yang didapatkan Wena, David justru menjawab enteng.

“Oh ini solusinya gampang, semprotkan saja pembersih,’ akhirnya saya jawab bahwa anjingnya bukan kencing di tempat saya saja, tetapi di tempat orang lain juga sama,” ujar Wena.

Belum mendapatkan tanggapan dari David, tiba-tiba tiga anjing tersebut datang lagi, dan salah satunya kembali mengencingi sopa warung milik Wena.

Lantaran kesal, Wena pun mengangkat sopa yang dikencingi anjing, dan berencana memukul anjing tersebut.

Namun sebelum sempat memukul, ia justru kena pukulan David.

“Saya dipukul di bagian mulut,” ujarnya.

Atas kejadian ini, Wena pun melaporkan kasus tersebut ke Polsek Ubud.

Kanit Reskrim Polsek Ubud, IPTU Bangkit Dananjaya membenarkan peristiwa tersebut.

Kata dia, setelah pihaknya mengumpulkan barang bukti dan saksi-saksi, pihaknya pun mengamankan David, 17 Juli 2018.

Atas perbuatannya, David dikenai pasal 351 ayat (1) KUHP, dengan ancaman kurungan penjara 2,8 tahun.

“Pelakunya sudah tinggal lama di sana, dan kata korban anjing pelaku kerap kencing di warungnya. Saat pemilik anjing dikasi informasi, ia malah tidak menanggapi serius. Di situ terjadi ketegangan, dan pelaku ini memukul bibir korban sampai luka. Pelaku kami amankan, dan dikenai pasal 351, ancaman kurungan  dua tahun delapan bulan,” ujar IPTU Bangkit. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved