Berusaha Kabur Saat Olah TKP, Polisi Hadiahi Pelaku Pencopetan dengan Timah Panas

Remaja asal Desa Gunaksa, Klungkung, I Komang Alit Mulyawan (19) harus mendekam di ruang tahanan Satreskrim Polres Klungkung

Berusaha Kabur Saat Olah TKP, Polisi Hadiahi Pelaku Pencopetan dengan Timah Panas
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Tersangka I Komang Alit Mulyawan (19) saat diamankan di Polres Klungkung, Kamis (26/7/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Remaja asal Desa Gunaksa, Klungkung, I Komang Alit Mulyawan (19) harus mendekam di ruang tahanan Satreskrim Polres Klungkung, Kamis (26/7/2018).

Kaki kanannya tampak dibalut perban setelah terluka karena ditembak buser Polres Klungkung.

Komang Alit merupakan tersangka kasus pencopetan, yang beraksi di seputaran Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, tepatnya di jalanan sepi menuju Banjar Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Klungkung.

Penangkapan terhadap tersangka Komang Alit Mulyawan dilakukan Rabu (25/7/2018), sekitar pukul 16.00 Wita.

Ia ditangkap di permandian mobil seputaran Jalan Rama, Kabupaten Klungkung.

Awalnya ia ditangkap tanpa perlawanan, namun saat olah TKP, pria yang bekerja sebagai sopir tersebut berusaha kabur dan melawan petugas, sehingga harus dilumpuhkan dengan timah panas.

"Saat dilakukan olah TKP tersangka berusaha melarikan diri, sehingga terpaksa dilumpuhkan oleh petugas dengan menggunakan timah panas," Waka Polres Klungkung Kompol. Heri supriawan, SiK., Didampingi Kasat Reskrim AKP. Made Agus Dwi Wirawan, Kamis (26/7/2018).

Dari hasil pengembangan, diketahui tersangka sudah merencanakan aksinya.

Rencananya tersangka melancarkan aksinya, Minggu (22/7/2018) siang.

Namun, ia mengurungkan niatnya karena situasinya dianggap belum pas.

Tersangka justru memilih tetap beraksi malam harinya.

Sekitar pukul 23.00 wita, tersangka nongkrong-nongkrong di Bypass Ida Bagus Mantra, tepatnya di simpang empat Tiing Adi.

Ia lalu melihat korbannya melintas dengan menggendong tas di bahu kanan.

Saat itu juga tersangka membuntuti korban.

"Jadi korban sudah dibuntuti oleh tersangka dari simpang empat Tiing Adi. Korban sempat juga membeli bensin di SPBU Bypass Ida Bagus Mantra, dan tersangka menunggu di sebelah timur SPBU. Tersangka lalu melancarkan aksi penjambretan di jalan sepi menuju Banjar Punduk Dawa, Pesinggahan," ungkap Heri Supriawan. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved