Bali United

Bali United Disanksi Komdis PSSI Rp 40 Juta, Wawan: Masyarakat Indonesia Tahu, Adil atau Tidak?

Hasil Sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI 25 Juli 2018, melahirkan keputusan yang cukup kontroversial bagi beberapa klub.

Bali United Disanksi Komdis PSSI Rp 40 Juta, Wawan: Masyarakat Indonesia Tahu, Adil atau Tidak?
Tribun Bali/Rizal Fanany
Fans membentangkan spanduk 'Selamat Datang Pecundang' saat Bali United menjamu Bhayangkara FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (21/7/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Hasil Sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI 25 Juli 2018, melahirkan keputusan yang cukup kontroversial bagi beberapa klub.

Termasuk klub asal Pulau Dewata, Bali United.

Fans Serdadu Tridatu tidak terima dengan sanksi ini hanya karena aksi fans di sisi utara Stadion Dipta Gianyar yang membentang spanduk bertulis Selamat Datang Pecundang kepada Bhayangkara FC.

Baca : Pupusnya Penampilan Irfan Bachdim di Putaran Kedua Liga 1 dan Kekhawatiran WCP Hadapi PSMS Medan
 

Baca : Fantastis! Bali United Rogoh Kocek Rp 13,6 Miliar Datangkan Brwa Nouri, Begini Reaksi Pieter Tanuri
 

Spanduk itu berbuah sanksi Rp 40 Juta yang harus dibayar manajemen Bali United kepada Komdis PSSI.

Psywar ini sebagai bentuk kekecewaan fans Bali United terkait persaingan gelar juara Liga I Indonesia musim lalu.

"Mengenai keputusan di denda atau tidak itu wewenang mereka (Komdis PSSI). Biar masyarakat dan khalayak umum yang menilainya. Adil atau tidak," kata Wawan Hendrawan, Jumat (27/7/2018) siang.

Di akun fans Serdadu Tridatu, sejumlah kekecewaan dituangkan di situ.

Mereka melakukan aksi sejuta koin untuk Bali United sebagai bentuk protes kepada Komdis PSSI.

Fans juga dalam akun mereka menyesalkan, klub Ibu Kota Persija Jakarta, tak terindikasi sanksi.

Padahal, pemain Persija Ivan Carlos jelas-jelas meludahi kiper Bali United Wawan Hendrawan pada laga pekan ke-15 Liga I Indonesia. (*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved