Kedua Tangan Tertekuk Lelaki Muda Ini Ditemukan Tak Bernyawa di Kos, Begini Kata Kapolsek Denbar

Muhammad Reza Pahlevi ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di kamar kos-kosannya, Jl Gunung mas Gg Elang No. 9, Banjar Tegal Buah

Kedua Tangan Tertekuk Lelaki Muda Ini Ditemukan Tak Bernyawa di Kos, Begini Kata Kapolsek Denbar
Istimewa
Reza Pahlevi lelaki asal Pekalongan ditemukan meninggal dunia dalam kamar kosnya, Kamis (26/7/2018) sekitar pukul 20.00 Wita. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Muhammad Reza Pahlevi ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di kamar kos-kosannya, Jl Gunung mas Gg Elang No. 9, Banjar Tegal Buah, Desa Padangsambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Kamis (26/7/2018) sekitar pukul 20.00 Wita.

Lelaki kelahiran Pekalongan 1980 silam itu, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh temannya Arif Nugroho yang biasa mengantarkan makanan juga obat untuk korban.

Dari pengakuan saksi Arif Nugroho yang disampaikan oleh Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Adnan Pandibu melalui siaran persnya, mengatakan kalau korban sudah sebulan lalu diketahui menderita radang bronchitis.

"Sekitar pukul 20.00 Wita seperti biasa saksi ini bermaksud mengantar makanan dan memberikan korban obat, tapi setelah pintunya dibuka, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," kata Adnan.

Selain itu kata Adnan, pengakuan pemilik kos yakni Nyoman Kerta juga mengatakan kalau pernah bertemu korban di rumah sakit Wangaya.

"Dari pemilik kosnya, pria ini sudah tinggal selama 4 tahun dan tidak pernah melihat ada sakitnya. Tapi sekitar sebulan lalu mereka bertemu di RS Wangaya dan korban mengakui sedang mengobati pernapasannya," katanya lagi.

Sementara posisi korban saat ditemukan korban berada di atas tempat tidur dengan posisi miring kiri, kepala di sebelah barat, kaki di sebelah timur dan kedua tangan tertekuk.

Adapun barang-barang yg ditemukan antara lain 3 buah HP merk Samsung, Advan dan iPhone, Obat-obatan dan uang dalam bentuk Dollar Singapura.

Dalam catatan kepolisian, korban diduga meninggal dunia karena sakit mengingat selama ini korban menderita sakit paru-paru dan saat ini korban sedang dalam rawat jalan di RSUD Wangaya.

Pun pula tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban baik akibat benda tajam maupun kekerasan akibat benda tumpul.  Jenazah korban sudah dibawa ke Ruang Jenasah RSUP Sanglah. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved