Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bali United

Kiper Bali United Kritisi Soal Sanksi Komdis PSSI, Wawan Hendrawan: Saya Tidak Ada Dendam

Kiper Bali United Wawan Hendrawan, angkat suara soal hal ini. Dia menyerahkan semua keputusan kepada Komdis PSSI.

Tayang:
Penulis: Marianus Seran | Editor: Ady Sucipto
Istimewa
Kiper Bali United Wawan Hendrawan (kiri) dan striker Persija Ivan Carlos 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sanksi Komdis PSSI kepada Bali United dan sejumlah klub lain 25 Juli 2018, memantik reaksi sejumlah pihak di Bali.

Manajemen, pelatih dan pemain juga fans Bali United mempertanyakan hal ini. Apalagi, klub ibu kota, Persija Jakarta luput dari sanksi Komdis PSSI.

Padahal, jelas-jelas pemain klub (Persija) milik Joko Driyono ini, Ivan Carlos melakukan tindakan tidak terpuji di lapangan pada pekan ke-16 Liga I Indonesia.

Joko Driyono juga saat ini menjabat sebagai Plt Ketua Umum PSSI menggantikan Ketua Edy Rahmayadi yang saat ini terpilih sebagai Gubernur Sumatera Utara.

Baca : Bali United Disanksi Komdis PSSI Rp 40 Juta, Wawan: Masyarakat Indonesia Tahu, Adil atau Tidak?

Baca : Pupusnya Penampilan Irfan Bachdim di Putaran Kedua Liga 1 dan Kekhawatiran WCP Hadapi PSMS Medan
 

Kiper Bali United Wawan Hendrawan, angkat suara soal hal ini. Dia menyerahkan semua keputusan kepada Komdis PSSI.

"Keputusan Komdis PSSI soal sanksi (Persija Jakarta) , itu wewenang mereka. Saya sendiri, tidak menuntut apa-apa, karena saya percaya sepenuhnya kepada yang berwenang," kata Wawan Hendrawan, Jumat (27/7/2018).

Spider Wan julukan kiper ini mengatakan, terlepas nantinya ada hukuman atau tidak (Persija Jakarta) , semuanya kembali lagi kepada Komdis PSSI.

" Intinya saya secara pribadi tidak menuntut harus dihukum Persija Jakarta dan Ivan Carlos. Saya tidak ada rasa dendam dan amarah," kata Wawan Hendrawan.

Bali United didenda Rp 40 Juta akibat spanduk selamat datang kepada Bhayangkara FC, yang ada di tribun utara Dipta, bertertulis 'Selamat Datang Pecundang' yang tertera lambang klub Bhayangkara FC secara terbalik.

Komdis PSSI menilai kibaran spanduk itu berisi hinaan kepada Bhayangkara FC.

Sementara, Hariono pemain Persib Bandung disankSi Rp 10 juta akibat menyikut pemain Persela Lamongan Diego Asiss.

Juga bek Persib Bojan Malisic disanksi Rp 20 juta karena menginjak pemain lawan. Selain denda uang, kedua pemain dilarang bermain sebanyak dua laga.

Pemain Persela Diego Asiss didenda Rp 20 juta karena saling sikut dengan pemain Persib Bandung Hariono. Selain sanksi uang, pemain ini dilarang bermain sebanyak dua kali.

Sementara itu itu, sanksi uang cukup besar dialami PSMS Medan sebesar Rp 120 juga akibat peleparan botol dan menyalakan flare di lapangan saat laga kontra Persipura Jayapura. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved