Breaking News:

Selama Masa Kepemimpinannya Pastika Akui Belum Bisa Laksanakan Ini

Gubernur Bali, Made Mangku Pastika mengaku belum bisa mengatasi ketimpangan antar wilayah karena alasan ini

Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Putu Supartika
Suasana Simakrama Gubernur Bali di Gedung Ksirarnawa Art Center, Sabtu (28/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - "Selama ini yang belum bisa saya atasi yaitu ketimpangan antar wilayah, antar sektor, karena kita masih bertitik berat pada pariwisata," kata Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, dalam Simakrama terakhirnya di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar, Bali, Sabtu (28/7/2018).

Ia menambahkan, jika pariwisata ini kolaps, maka Bali akan terguncang.

Pariwisata menurutnya bisa kolaps karena bencana, atau karena alamnya dirusak oleh orang Bali sendiri.

Apalagi saingan dalam dunia pariwisata saat ini sangat banyak, dan menurutnya pemerintah telah membangun 10 Bali baru.

Masa tinggal wisatawan di Bali juga semakin pendek, yang semula tujuh hari menjadi tiga hari, sisanya ke daerah lain seperti Labuan Bajo atau Gili Trawangan.

"Jadi hati-hati, tidak seindah seperti yang kita bayangkan, sehingga harus digarap sektor lain utamanya pertanian dalam arti luas. Itu yang belum bisa saya selesaikan," imbuhnya.

Ia juga menyoroti pemuda saat ini yang tidak mau jadi petani dan kebanyakan bekerja di bidang pariwisata.

Sehingga, tantangan kedepan adalah bagaimana caranya agar petani bisa sejahtera.

Ia juga mengatakan, hanya dirinyalah Gubernur di Indonesia yang membuat acara Simakrama Gubernur maupun Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS).

"Membuat simakrama dan PB3AS butuh keberanian untuk dicacimaki, tidak mudah menerima kritik, bisa stres, perlu pengelolaan batin untuk hadapi itu. Biasanya pejabat tidak mau dikritik, marah. Kekuasaan ibarat sebotol anggur yang manis, tapi memabukkan kalau diminum semua sekaligus," katanya.

Pastika menambahkan, baginya kritik adalah vitamin yang pahit dan buahnya manis. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved