Tarian Nige Adonara Dipentas Mengelilingi Api Unggun, Begini Keseruan Pemuda Adonara Camping Bersama

Puluhan pemuda mahasiswa dan pekerja yang tergabung dalam organisasi IPA Bali menghabiskan akhir pekan dengan menggelar camping

Tarian Nige Adonara Dipentas Mengelilingi Api Unggun, Begini Keseruan Pemuda Adonara Camping Bersama
Tribun Bali/Hisyam Mudin
Ikatan Pemuda Adonara (IPA) Bali menghabiskan akhir pekan dengan menggelar camping di Bumi Perkemahan Pulau Serangan, Bali, Sabtu (28/7/2018) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Puluhan pemuda mahasiswa dan pekerja yang tergabung dalam organisasi Ikatan Pemuda Adonara (IPA) Bali menghabiskan akhir pekan dengan menggelar camping, di Bumi Perkemahan Pulau Serangan, Bali, Sabtu (28/7/2018).

Kegiatan ini diikuti sekitar 30 anggota IPA Bali yang terdiri dari kalangan pemuda mahasiswa dan pekerja.

Acara ini dikemas dengan pementasan seni budaya dari Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), atau lebih dikenal dengan tarian Lamaholot seperti tarian Nige dan Hedung.

Menariknya, tarian Nige dipentaskan dengan mengelilingi api unggun mengikuti alunan musik tradisional lamaholot.

"Acara yang dikemas dengan pementasan tarian budaya ini sebagai upaya melestarikan budaya Adonara atau Lamaholot umumnya," kata Ketua IPA Bali, Felix Sule Kian, Sabtu (29/7/2018).

Menurut Sule, camping ini digelar dengan tujuan mengkonsolidasi anggota dan menjalin keakraban, serta mengetahui kesibukan sesama anggota IPA Bali.

"Kita tahu anggota IPA Bali ada yang mahasiswa dan pekerja, dengan kegiatan ini kita bisa tahu aktivitas dan kesibukan anggota, sehingga bisa menjalankan program organisasi secara bersama-sama," ujarnya.

IPA Bali sendiri merupakan organisasi daerah (organda) asal Adonara, Flores Timur, NTT.

Anggota IPA Bali pada umumnya merupakan pemuda mahasiswa dan kalangan pekerja yang berasal dari pulau Adonara yang ada di Bali.

IPA Bali tidak menutup ruang untuk para pemuda dan mahasiswa di daratan kabupaten Flores Timur, yang ada di Bali untuk menjadi anggota dan belajar bersama mengembangkan diri.

Organda ini merupakan sebuah wadah belajar berorganisasi dan berjuang, kegiatan ini diharapkan bisa membangkitkan kembali kesadaran para anggota.

"Kita harapkan dengan kegiatan ini bisa mengumpulkan kembali semua anggota untuk belajar berorganisasi dan berjuang bersama," harapnya.

Suasana keakraban tampak terasa dengan adanya pentas budaya dan makan malam bersama dengan makanan khas Adonara seperti lawar.

Acara ini juga diisi dengan diskusi refleksi perjalanan serta program-program kegiatan IPA Bali kedepan.

Setelah melewati malam bersama di lokasi Camping, kegiatan ini diakhiri dengan membersihkan lingkungan di sekitar kawasan Serangan. (*)

Penulis: Hisyam Mudin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved