Gojek Liga 1

Bobotoh Masuk Lapangan Saat Lawan PS Tira, Manajer Persib Khawatir Hal Ini Bakan Terjadi

Setelah laga selesai sejumlah oknum suporter Persib Bandung itu kemudian berbondong-bondong memaksa masuk lapangan.

Bobotoh Masuk Lapangan Saat Lawan PS Tira, Manajer Persib Khawatir Hal Ini Bakan Terjadi
Tribun Jabar
Umuh Muchtar

TRIBUN-BALI.COM - Kemenangan Persib Bandung atas PS Tira dengan skor 3-2 di Stadion Sultan Agung, Bantul pada Senin (30/7/2018) harus tercoreng dengan tingkah buruk oknum bobotoh.

Pasalnya setelah laga selesai, sejumlah oknum suporter Persib Bandung itu kemudian berbondong-bondong memaksa masuk lapangan.

Baca: Pengadilan Negeri Denpasar Sebut Sudah Tegur Penghuni Rumah di Jalan Seroja Sejak Tahun Lalu

Baca: Utang Pemkab Bangli Sentuh Angka Rp 81 Miliar, Begini Komentar Ketua DPRD Bangli

Baca: Awal Gejalanya Sepele, Tapi 10 Penyakit Ini Bisa Membunuh Seseorang Kurang dari 24 Jam

Baca: 75 Anggota Polisi Amankan Eksekusi Sebuah Rumah di Jalan Seroja Denpasar

Meski tidak mengundang kerusuhan, dan ancaman, namun tindakan itu sangat disayangkan.

Hal itu karena kondisi lapangan pasca pertandingan harus tetap steril dari penonton.

Kejadian itu sangat disesali oleh manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, yang kecewa dengan tingkah bobotoh karena bisa menghasilkan denda untuk manajemen.

"Ya itu saya kecewa yah, seharusnya sudah menang dan mereka harus sadar tidak usah turun ke lapangan, jadi mengundang masalah dan kena denda lagi kan ini masalah juga denda-denda terus," ujarnya.

Berikut besaran denda yang harus dibayar oleh Persib Bandungyang diatur oleh pasal 70 kode disiplin PSSI.

"Memasuki lapangan permainan tanpa seizin perangkat pertandingan dan panitia pelaksana, dapat didenda Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) untuk dua sampai lima orang yang memasuki lapangan permainan," tulis kode disiplin PSSI.

Kemudian pelatih Persib Bandung, Mario Gomez tidak ingin menanggapi secara berlebihan ulah pendukungnya.

Menurutnya bobotoh hanya ingin ikut berpesta bersama para pemain Maung Bandung.

"Mereka hanya ingin menikmatinya dengan pemain. Saya gatau komdis bakal kasih sanksi atau engga," katanya. (*)

Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved