Bawa Sabu Senilai Rp 2 Miliar, Tiga Pengedar Jaringan Narkotika Lintas Jawa-Bali Diringkus Polisi

Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Bali bersama dengan Satgas CTOC, membekuk tiga orang laki-laki pengedar sabu-sabu

Bawa Sabu Senilai Rp 2 Miliar, Tiga Pengedar Jaringan Narkotika Lintas Jawa-Bali Diringkus Polisi
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Wadir Narkoba Polda Bali, AKBP Sudjarwoko (tengah) saat memimpin gelar press rilis di Mapolda Bali. Ketiga tersangka ditangkap dan mengakui perbuatannya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Bali bersama dengan Satgas CTOC, membekuk tiga orang laki-laki pengedar sabu-sabu.

Mereka adalah Ali Wafa alias Franky (28), Mohammad Rahman (30), dan Fathorrahman (35).

Diketahui bahwa ketiganya terlibat dalam jaringan narkotika lintas Jawa-Bali.

Wadirnarkoba Polda Bali, AKBP Sudjarwoko menyatakan, ketiga tersangka ditangkap di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di depan Polsek Negara jajaran Polres Jembrana.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan dua paket plastik klip besar berisi sabu, yang terdapat di dalam sarung pembungkus jok yang diakui milik Franky.

Ketiga pelaku terlibat jaringan yang mengedarkan sabu di Bali dengan wilayah edar di Jawa dan Bali.

"Sabu ini diasumsikan seharga Rp 2 juta. Sehingga yang kami sita senilai Rp 2 Miliar lebih," ucapnya, Rabu (1/7/2018).

Sudjarwoko menyebut, pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa ada sebuah mobil Honda Jazz hitam DK1243 DU, yang dikemudikan para tersangka mengangkut sabu dengan jumlah cukup fantastis.

Kemudian dilakukan pengejaran dan berhasil dihentikan di depan Polsek Negara.

Di dalam mobil, Fathorrahman sebagai sopir dan dua lainnya sebagai penumpang.

"Hasilnya, kami temukan dua paket plastik klip besar berisi sabu di dalam sarung pembungkus jok yang diakui milik Franky,” bebernya.

Setelah diinterogasi, tersangka Franky mendapatkan sabu dari seseorang berinisial Ae di Jakarta.

Kemudian, polisi melakukan pengembangan ke rumah para tersangka dan kembali ditemukan barang bukti sabu sebanyak 11 paket klip kecil di dalam almari milik Franky.

"Kami kembangkan untuk mengungkap jaringan di atas para tersangka," ujarnya. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved