Sita Sabu Senilai Rp 2 Miliar, Petugas Temukan Senpi, Wadir Sudjarwoko: Senpi Bukan Senjata Polri

Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Bali dan Satgas CTOC Polda Bali meringkus tiga orang tersangka pengedar sabu-sabu

Sita Sabu Senilai Rp 2 Miliar, Petugas Temukan Senpi, Wadir Sudjarwoko: Senpi Bukan Senjata Polri
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Wadir Narkoba Polda Bali, AKBP Sudjarwoko (tengah) saat memimpin gelar press rilis di Mapolda Bali. Ketiga tersangka ditangkap dan mengakui perbuatannya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Bali dan Satgas CTOC Polda Bali meringkus tiga orang tersangka pengedar sabu-sabu.

Ali Wafa alias Franky (28), Mohammad Rahman (30) dan Fathorrahman (35).

Mereka ditangkap di depan Polsek Negara dan dikeler hingga ke Denpasar.

Di Denpasar, petugas gabungan menyita sebilah pucuk senpi yang ditemukan di kos salah satu tersangka.

Wadir Ditresnarkoba Polda Bali, AKBP Sudjarwoko menyatakan, usai melakukan penangkapan di Negara, pihaknya kemudian melakukan pengembangan ke rumah para tersangka, dan kembali menemukan Sabu sebanyak 11 paket klip kecil di dalam almari milik Franky.

Usai mengobok-obok rumah Franky, sekitar pukul 04.00 WITA dini hari, petugas bergeser dan menggeledah rumah kos yang ditempati Fathorrahman, di Jalan Pulau Yoni gang Perumahan Pemogan Indah No.10, Denpasar Selatan.

"Di dalam kamar kos Fathorrahman, kembali ditemukan sejumlah barang bukti berupa 14 bendel plastik bening, 2 buah korek api, 1 buah pipet kaca, 2 buah sendok pipet, 1 buah isolasi bening, sebuah plastik klip bening yang di dalamnya berisi Sabu sebanyak 7 paket, yang sudah dilakban warna kuning dengan berat keseluruhan 7,76 gram bruto," ucapnya, Rabu (1/8/2018).

Kemudian dari tas kompek warna hitam, polisi juga menemukan satu buah plastik klip bening di dalamnya terdapat 7 paket sabu dilakban warna merah dengan berat keseluruhan 6,42 gram bruto.

Cukup mengejutkan, ternyata ditemukan juga sebuah senpi berwarna silver jenis Cis Revolver di tas berwarna hitam, satu pucuk senpi berbentuk pulpen, enam butir amunisi serta satu buah timbangan digital.

"Untuk pistol bukan jenis senjata Polri. Dan untuk didapat darimana, masih akan dikembangkan," bebernya.(*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved