Luput dari Maut, Kini Bu Lurah Pilih 'Ngungsi' di Asrama Polisi

Pelaku tindak percobaan pembunuhan pada seorang Lurah Penataban, Sri Wilujeng berhasil ditangkap polisi.

Luput dari Maut, Kini Bu Lurah Pilih 'Ngungsi' di Asrama Polisi
Net
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Pelaku perampokan Bu Lurah sudah tertangkap.

Namun rupanya Bu Lurah Sri Wilujeng belum sepenuhnya merasa aman. Dia pun meminta perlindungan keamanan ke polisi.

Bu Lurah akhirnya diberikan rumah sementara di kantor polisi.

Baca: Pamit Buang Air, Pelaku Percobaan Pembunuhan Pada Bu Lurah Malah Bernasib Seperti Ini

Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman menyatakan, pasca kejadian, Bu Lurah langsung meminta perlindungan keamanan kepada Polres Banyuwangi. Perempuan itu mengaku tidak berani tinggal di rumahnya.

"Dia meminta untuk bisa tinggal di tengah kantor polisi," kata Kapolres, Kamis.

Keinginan itu langsung disetujui Kapolres. Bu Lurah diizinkan tinggal di salah satu rumah di kantor polisi.

"Langsung diizinkan dengan pengawalan ketat anggota kami," ungkapnya.

Bu Lurah diizinkan tinggal di asrama hingga benar-benar merasa aman dan nyaman.

Pelaku tindak percobaan pembunuhan pada seorang Lurah Penataban, Sri Wilujeng berhasil ditangkap polisi.

Agus Siswanto, pelaku perampokan dan percobaan pembunuhan terhadap Lurah Penataban dengan membuang ke sungai ditembak kakinya.

Halaman
12
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved