Mengaku Ingin Bulan Madu ke Bali, Ini Alasan Imigrasi Bandara Ngurah Rai Cekal Belinda Lopez

Berkaitan dengan pencekalan terhadap seorang mahasiswi Australia di Bandara Ngurah Rai, sejak pukul 00.00 Wita malam tadi,

Mengaku Ingin Bulan Madu ke Bali, Ini Alasan Imigrasi Bandara Ngurah Rai Cekal Belinda Lopez
Twitter
Belinda Lopez 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berkaitan dengan pencekalan terhadap seorang mahasiswi Australia di Bandara Ngurah Rai, sejak pukul 00.00 Wita malam tadi, pihak Imigrasi menilai kalau hal tersebut merupakan kewajaran.

Belinda Lopez yang mencuitkan dirinya adalah seorang mahasiswa S3 yang belajar tentang Indonesia itu juga mengatakan, kalau saat ini ia hanya ingin ke Indonesia untuk berlibur.

"Ini adalah bulan madu saya," ujarnya.

Baca : Belinda Lopez Mahasiswi Doktoral Australia Dicekal Masuk Bali, Ini Kata Imigrasi Bandara Ngurah Rai
 

Sementara menanggapi hal tersebut Kepala Seksi Sarana Komunikasi Keimigrasian Kelas 1 Bandara Ngurah Rai Misnal saat dikonfirmasi tribun-bali.com sore tadi menilai, pencekalan tersebut merupakan suatu keawajaran.

"Itu hal yang wajar. Tiap hari juga kita ada kok orang yang ditangkal. Makanya itu biasa saja. Sebagaimana pula orang-orang kita di luar ditangkal," ucapnya.

Sebelumnya dirinya membenarkan kalau ada turis asal Australia yang ditangkal dan pihaknya berjanji akan dipulangkan.

"Iya, kemarin kami melakukan ada melakukan penolakan izin masuk terhadap satu orang itu. Namun dengan alasan yang tidak kami ketahui," kata dia.

Alasan penolakan atau penangkalan tersebut dilakukan sambungnya sudah melalui sistem yang terpusat.

"Untuk alasan pastinya hanya orang pusat yang tau kenapa orang itu ditangkal. Kami hanya menjalankan sesuai sistem yang ada." sambungnya.

Ia menyebut kalau penangkalan itu bisa diajukan oleh berbagai instansi.

"Penangkalan itu bisa dilakukan oleh berbagai instansi. Bisa keimigrasian, bisa lainnya. Begitu kita periksa paspor warga negara dan ada warning, yah kita lasanakan saja mas," sebutnya.

Pihaknya pun akan memulangkan orang tersebut dengan maskapai pesawat yang awal ia diberangkatkan.

"Pastinya kita memulangkan dia dengan kesempatan pertama, dengan pesawat yang sama langsung kita pulangkan," jelasnya. 

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved