Beredar Pesan Berantai Terjadi Gempa Susulan Pukul 00:30 Wita, BMKG: Hoax!

BMKG: hingga saat ini belum ada aplikasi yang mampu memprediksi terjadinya gempa

Beredar Pesan Berantai Terjadi Gempa Susulan Pukul 00:30 Wita, BMKG: Hoax!
Tribun Medan
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM- Beredar pesan berantai bahwa akan terjadi gempa dengan kekuatan yang lebih besar pada pukul 00:30 Wita, Senin (6/8/2018).

Menanggapi pesan berantai itu, Staff Pusat Gempa Regional 3 BMKG Denpasar Yohanes Agus Tiawan membantah informasi tersebut atau hoax.

Ia menegaskan, hingga saat ini belum ada aplikasi yang mampu memprediksi terjadinya gempa.

Yohanes mengimbau, warga untuk mengikuti informasi perkembangan gempa dari BMKG.

Sementara itu, BMKG Mataram telah mencabut status peringatan dini tsunami di Lombok.

Peringatan dini tsunami tersebut dikeluarkan BKMKG setelah terjadi gempa bumi berkekuatan 7,0 SR di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/8/2018) malam.

Dilansir Tribun Bali dari TV One, Riko Kardoso, Analis BMKG Mataram mengatakan, pihaknya telah resmi mencabut peringatan dini tsunami di Lombok pada pukul 20:25 WIB atau pukul 21:25 WITA.

Riko mengatakan, pencabutan tsunami dicabut setelah pihaknya melakukan pemantauan terhadap arus air.

"Tidak menunjukkan gerakan arus yang membahayakan. Semua sudah kembali normal," ucap Riko.

Ia menjelaskan, kemungkinan gempa susulan masih akan terjadi, namun kekuatannya tidak akan melebihi gempa utama.

Sebelumnya, gempa bumi terjadi di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/8/2018) malam.

 
Dilansir Tribun Bali dari Kompas TV, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo menjelaskan gempa berpusat di Lombok utara dengan kekuatan 7 SR.

Sutopo menegaskan, gempa tersebut berpotensi tsunami di Lombok Timur bagian Utara dan Lombok Barat bagian utara.

Pihaknya memperkirakan tsunami tiba di dua lokasi tersebut pada pukul 18:48:35 WIB.

Sutopo mengungkapkan, saat terjadi gempa listrik di dua wilayah Lombok tersebut listrik telah dipadamkan.

Gempa tersebut terasa hingga wilayah Bali dan Sumbawa.

Ia memperkirakan gempa susulan masih akan terjadi

Penulis: Putu Supartika
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved