Rumah Sakit Kasih Ibu Saba Operasi Gratis 14 Pasien Bibir Sumbing dan Celah Langit-langit

Rumah Sakit Kasih Ibu Saba mengadakan Bakti Sosial Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Celah Langit-langit

Rumah Sakit Kasih Ibu Saba Operasi Gratis 14 Pasien Bibir Sumbing dan Celah Langit-langit
Tribun Bali/Busrah Ardans
Rumah Sakit Kasih Ibu Saba yang berlokasi di Jalan Raya Pantai Saba No.9, Saba, Blahbatuh, Gianyar, Sabtu (4/8/2018) kemarin, sekitar pukul 09.00 WITA pagi mengadakan Bakti Sosial Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Celah Langit-langit. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Busrah Hisam Ardans

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Rumah Sakit Kasih Ibu Saba yang berlokasi di Jalan Raya Pantai Saba No. 9, Saba, Blahbatuh, Gianyar, Sabtu (4/8/2018) kemarin, sekitar pukul 09.00 WITA pagi, mengadakan Bakti Sosial Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Celah Langit-langit.

Program tersebut bekerja sama dengan Yayasan Senyum Bali.

Kerja sama ini telah berjalan sejak November tahun lalu.

Direktur Rumah Sakit Kasih Ibu Saba dr Gede Ngurah Buana, M.Kes saat diwawancarai Tribun Bali mengatakan, Yayasan Senyum Bali bekerja sama dengan pihaknya karena melihat kelengkapan pelayanan yang dimiliki, baik itu peralatan dan sarana medis, kemudian sumber daya manusia, seperti tersedianya Spesialis Bedah Plastik dan Spesialis Bedah Saraf.

"Kalau rumah sakit tidak memiliki spesialis bedah plastik, maka yang dihasilkan juga tidak maksimal. Di sini kami memiliki dokter spesialis bedah plastik juga spesialis bedah saraf. Nah, kolaborasi itulah yang bisa mengerjakan penyakit yang sulit, seperti berhubungan dengan kelainan wajah," kata dia.

Ia menjelaskan, kalau tidak banyak rumah sakit di Bali yang memiliki spesialis seperti itu.

Khusus di RS Kasih Ibu Saba lanjut dia, satu-satunya rumah sakit di Bali timur yang memiliki dua spesialis tersebut.

"Kerja sama yang kami lakukan dengan Yayasan Senyum Bali telah berlangsung sejak November 2017. Sampai saat ini sudah ada 28 pasien yang kami layani dalam operasi gratis ini. Hari ini (kemarin) akan dilakukan operasi sebanyak 7 pasien, sementara besok (hari ini) 6 pasien, satu lagi masih dalam pemulihan karena HB-nya rendah. Jadi total semua ada 14 pasien," jelasnya.

Dirinya menyebut, pasien yang mengalami bibir sumbing dapat mengakibatkan anemia karena asupan gizi yang kurang baik.

Halaman
123
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved