Anak Sulung Dukun Jago Ceritakan Sosok Jin Amrin Yang Disebut Merasuki Ayahnya

Ud juga mempraktikkan tata cara Jago saat mengaku dimasuki 'Jin Amrin' untuk menyetubuhi Hs (28).

Anak Sulung Dukun Jago Ceritakan Sosok Jin Amrin Yang Disebut Merasuki Ayahnya
ISTIMEWA/TRIBUN-VIDEO.COM
Ud (32), anak sulung Jago (83), diperiksa sebagai saksi, Selasa (7/8/2018). 

TRIBUN-BALI.COM - Ud (32), anak sulung Jago (83), diperiksa sebagai saksi.

"Sementara masih dalam pendalaman keterlibatan yang bersangkutan pada kasus tersebut. Status masih saksi," ungkap Kapolres Tolitoli AKBP M Iqbal Alqudusy kepada Tribun-Video.com  melalui pesan singkat, Selasa (7/8/2018).

Ud juga mempraktikkan tata cara Jago saat mengaku dimasuki 'Jin Amrin' untuk menyetubuhi Hs (28).

Baca: Disembunyikan Dukun Jago di Sela-Sela Batu 15 Tahun, Tempat Tinggal Hasni Diisi Sesajen & Tengkorak

Baca: Diculik Dukun Yang Tetangga Sendiri Sampai 15 Tahun, Ini 4 Fakta Tak Terduga Tentang Hasni

Terlihat Ud mengenakan kain kuning yang dipakai di kepala dalam video pemeriksaan.

Ud duduk bersila di lantai sambil memberi penjelasan kepada polisi.

"Kalau sudah masuk, ngomong biasa, tapi enggak tahu (jin atau Jago). Ngomongnya pakai Bahasa Indonesia, biasa," kata Ud.

Diketahui, 'Amrin' adalah nama yang diberikan pada pria dalam sebuah foto untuk memperdaya Hs.

Hs memercayai 'Amrin' sebagai jin yang masuk ke tubuh Jago, hingga dirinya tak sadar telah menjadi korban asusila Jago.

Sebelumnya diberitakan, Hs ditemukan, Minggu (5/8/2018), setelah 15 tahun disembunyikan Jago di celah batu.

Korban ditemukan setelah Polsek Dako Pamean mendapat kabar dari kakak korban sekaligus menantu Jago, Dv, warga Dako Pamean, Tolitoli, Sulawesi Tengah, bahwa adiknya berada di rumah Jago di Desa Bajugan, Kecamatan Galang, Tolitoli, Sulawesi Tengah.

Hs sempat meminta dikembalikan ke tempatnya disekap dan tak mau makan jika bukan dari 'Amrin'.

Kepolisian sudah mendatangkan ustaz, Senin (6/8/2018) malam, dan Hs mulai lancar bicara keesokan harinya, meskipun masih terlihat ketakutan.

"Perkembangannya cukup signifikan. Korban sudah mulai lancar berkomunikasi," ungkap Iqbal.

"Sudah mulai dilatih bersosialisasi dengan orang juga, kita kenalkan dengan orang-orang, dan makan di kantin Polres didampingi Polwan Renakta. Semoga segera sembuh," tambahnya.

(Tribun-Video.com/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved