32 Pembalap dari 13 Negara Adu Skill dan Kecepatan dalam Kejuaraan Balap Asia di GWK

32 pembalap dari 13 negara ikuti Kejuaraan Balap Asia di GWK (Garuda Wisnu Kencana), Jimbaran, Bali

32 Pembalap dari 13 Negara Adu Skill dan Kecepatan dalam Kejuaraan Balap Asia di GWK
Tribun Bali/Rino Gale
32 Pembalap dari 13 negara ikuti Kejuaraan Balap Asia di GWK, Bali, untuk beradu skill dan kecepatan, Sabtu (11/8/2108). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - 32 pembalap dari 13 negara ikuti Kejuaraan Asia Auto Gymkhana Competition (AAGC) di GWK (Garuda Wisnu Kencana), Jimbaran, Bali, yang didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Badung.

Sabtu (11/8/2018) Ketua penyelenggara, Tjahyadi Gunawan saat ditemui Tribun Bali menjelaskan, Kejuaraan Balap Asia ini diikuti 13 Negara, dengan jumlah 32 pembalap termasuk Indonesia.

"Kejuaraan Asia ini tidaklah besar, namun yang dicari oleh pembalap yakni skill. Di mana skill itu yang diadukan dan juga kecepatan," tuturnya.

Sistem pertandingan yang diterapkan adalah skema pertandingan olahraga yang nantinya akan memperebutkan posisi 16 besar, 8 besar, kemudian 4 besar.

Indonesia menurunkan 3 pembalap.

"Istilahnya 3 Negara lah, Indonesia 1, Indonesia 2, dan Indonesia 3," ujarnya.

Putaran pertama dari Kejuaraan Balap Asia diselenggarakan di Bali, Indonesia, kemudian akan diselenggarakan di India, Taipe, dan Thailand.

"Kali ini, Indonesia menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya di GWK Bali, di mana tahun lalu diselenggarakan di Semarang," ujarnya.

Ia menambahkan, banyak permintaan dari pembalap untuk mengadakan kejuaraan di Bali.

Selain itu, GWK juga mempunyai nilai histori melahirkan juara-juara nasional dan potensi balap yang sangat bagus.

Ia mengharapkan perhatian semua pihak terkait track di GWK yang lebar dan bagus, sehingga bisa memacu semangat para pembalap lokal.

"Aspalnya bagus, tracknya juga. GWK dulu jadi ikon kejuaran balap, di sisi lain juga tempatnya tidak terlalu di luar, dekat dengan pemukiman penduduk, jadi banyak yang nonton. Apalagi pembalap luar bisa melihat patung GWK yang bagus," ujarnya.(*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved