Anaknya Sakit Tumor Mata, Ibu Asal Medan Tak Percaya Mendadak Diturunkan dari Dalam Pesawat

PA menderita sakit tumor mata yang dinilai akan menganggu kenyamanan para penumpang lain.

Anaknya Sakit Tumor Mata, Ibu Asal Medan Tak Percaya Mendadak Diturunkan dari Dalam Pesawat
screenshot youtube
Seorang ibu mengeluhkan layanan maskapai penerbangan yang memintanya turun lantaran membawa anak yang tengah menderita tumor mata. 

TRIBUN-BALI.COM, MEDAN - Seorang ibu asal Medan Murniati Sumila Dewi dan anaknya (PA) diturunkan sebuah maskapai penerbangan ketika sudah berada dalam pesawat, Jumat (10/8/2018).

Dia dan anaknya dilarang mengikuti penerbangan karena membawa anaknya yang sedang sakit.

PA menderita sakit tumor mata yang dinilai akan menganggu kenyamanan para penumpang lain.

Pengakuan tersebut dia sampaikan dalam video yang viral di Media Sosial. Pengakuan itu disampaikan Murniati saat berada di kendaraan sambil menggendong PA.

Saat ditemui di rumah singgah di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat malam, ibu ini menceritakan kronologis penuruan dari pesawat yang mereka alami.

"Saya tahu anak saya sakit, anak saya bau, apa tidak bisa anak saya ini pulang ke Medan? Kami sudah ada di pesawat, tetapi kami harus diturunkan lagi," ujar Dewi seperti dikutip dari Kompas.com.

Dewi menceritakan, ia bersama sang anak dan Yuni, relawan dari tempat usaha

"Pempek Funny" yang membiayai pengobatan PA, memesan penerbangan Batik Air dari Jakarta ke Sumatera Utara pada Jumat pukul 06.05.

Pada pukul 03.00 dini hari, ketiganya telah berangkat ke bandara. Tidak ada keanehan yang terjadi ketika ketiganya melakukan check in.

Setelah masuk ke dalam pesawat, salah satu pramugari menanyakan kondisi PA.

Halaman
1234
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved