Tak Mau Kalah dengan Pembalap Pria, Akisa Eeng Rajin Berlatih

Ajang balap Asia Auto Gymkhana Competition (AAGC) 2018 di GWK (Garuda Wisnu Kencana), Jimbaran, Bali yang diikuti 32 pembalap dari 13 negara

Tak Mau Kalah dengan Pembalap Pria, Akisa Eeng Rajin Berlatih
Tribun Bali/Rino Gale
Akisa Eeng pembalap wanita asal Malaysia (pakaian warna putih) saat dijumpai oleh Tribun Bali di GWK, Sabtu (11/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Ajang balap Asia Auto Gymkhana Competition (AAGC) 2018 di GWK (Garuda Wisnu Kencana), Jimbaran, Bali yang diikuti 32 pembalap dari 13 negara.

Dalam event ini ada pembalap wanita, salah satunya Akisa Eeng asal Malaysia.

Sabtu (11/8/2018) saat ditemui Tribun Bali, ia mengukapkan, tantangan pertama menjadi pembalap wanita adalah pria.

Ini dilihat dari kecepatan dan kepekaan ketika bermain hand rem.

"Ya yang pasti kami salah satu pembalap wanita di event ini ya. Kami selalu berlatih dan berlatih agar tidak kalah dengan pembalap pria," ungkapnya.

Yang diperlukan pembalap, memang harus mempunyai skill yang bagus, di antaranya dilihat dari kemudi.

Menurutnya, tidak ada perbedaan kemudi antara Malaysia dan Indonesia karena posisi pengemudinya di sebelah kanan dan manual.

"Memang suasana area balapnya sungguh lain, namun di sisi lain kriteria mobil di negara saya sama dengan Indonesia. Berbeda kalau mengikuti ajang di Eropa atau Amerika, pengemudinya di sebelah kiri," ujarnya.

Ia menilai sirkuit di GWK bagus, dengan ukuran yang lebar dan mulus.

Manager pembalap Malaysia, Jagjeet Singh menambahkan, tujuan mendelegasikan pembalap wanita karena keyakinan bahwa pembalap wanita juga mampu bersaing.

"Nantinya dalam kejuaraan berikutnya, kami dari Malaysia akan menambahkan lagi pembalap wanita untuk bersaing dengan pembalap pria," ujarnya.

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved