Pesawat Demonim Air Hilang Kontak

Kopilot Dimonim Air Wayan Sugiarta Sempat Berencana ke Bali 24 Agustus Ini, Mengaku Tak Betah

Satu bulan lalu sewaktu upacara ngaben niniknya, adalah saat terakhir Maswah dan keluarga bertemu dengan Sugiarta.

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR-  I Wayan Sugiarta adalah Kopilot Pesawat Dimonim Air PK-HVQ yang hilang kontak di Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua, Sabtu (11/8/2018) sore, dan Sugiarta adalah salah satu korban meninggal dalam insiden tersebut.

Menurut ipar dari I Wayan Sugiarta, Luh Maswah yang ditemui Senin (13/8/2018) siang di kediaman orang tuanya di Jalan Dewata, Gang Dua No.21 Panjer, Denpasar, saat ini jenazah Sugiarta masih di Papua dan esok akan dipulangkan ke Bali tepatnya disemayamkan di kampung halamannya, Banjar Pande Besi, Desa Budaleling, Karangasem, Bali.

"Saat ini cuaca masih di Papua katanya masih buruk. Besok setelah jenazah dipulangkan, pihak keluarga akan mengadakan rembuk untuk acara selanjutnya," imbuhnya.

Satu bulan lalu sewaktu upacara ngaben niniknya, adalah saat terakhir Maswah dan keluarga bertemu dengan Sugiarta.

Usai acara, Sugiarta berangkat ke Papua, ke tempat kerjanya yang baru.

"Sebelumnya ia dapat istirahat dua tahun di Bali. Sebelum itu ia juga kerja di Papua di penerbangan Sky Aviation," tuturnya lagi seraya tetap menahan kesedihan.

Selama sebulan bekerja di Papua, Maswah mengaku bahwa Sugiarta sering menghubungi suaminya yang juga adik dari Sugiarta sendiri.

Bahkan tanggal 24 Agustus 2018 ini, Sugiarta berencana untuk pulang ke Bali.

"Tanggal 24 Agustus ini rencanany ia mau pulang. Ia juga bilang merasa tidak betah di sana dan ingin cepat-cepat pulang," tuturnya.

Selain itu, sebelum dikabarkan meninggal, ibu kandung Sugiarta sempat bermimpi berias sangat cantik.

"Mertua saya dapat bilang kalau ia mimpi mepayas sangat cantik, tapi ia belum tahu kalau anaknya sudah tiada," katanya.

Dalam kenangan Maswah, Sugiarta sangat perhatian sekali dengan keponakannya.

Bahkan sudah dianggap sebagai anaknya sendiri.

"Dia belum punya anak, dan anak saya sudah dianggap seperti anaknya sendiri," kenangnya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved