Rencana Anggaran Relokasi Pasar Anyar Sari yang Terbakar Rp 1.5 Miliar

Pasar Anyar Sari, yang beralamat di Jalan Gunung Galunggung, Denpasar Barat, terbakar Sabtu (11/8/2018) siang

Tribun Bali/Putu Supartika
Asisten I Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Denpasar, I Made Toya. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pasar Anyar Sari, yang beralamat di Jalan Gunung Galunggung, Denpasar Barat, terbakar Sabtu (11/8/2018) siang.

Setidaknya 108 kios pedagang dilalap si jago merah dalam kejadian tersebut.

Asisten I Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Denpasar, I Made Toya mengatakan, kios yang terbakar ini akan segera direlokasi.

"108 kios yang terbakar ini perlu segera relokasi. Rencana tempat sudah ada di dekat Pasar Anyar Sari. Kami masih mencari mekanisme relokasi ini," kata Made Toya, Senin (13/8/2018) siang.

Rencana anggaran untuk relokasi pasar ini sebesar Rp 1.5 miliar.

Jenis bangunan yang akan dibuat yaitu lapak semi permanen, sehingga anggaran Rp 1.5 miliar tersebut sudah termasuk fasilitas pendukung.

"Kami sudah sepakat akan membantu para pedagang, penganggaran sudah diajukan PUPR. Dianggaran perubahan mudah-mudahan disetujui untuk relokasi. Paling tidak pembahasan anggaran perubahan ini bulan September atau Oktober," katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan mengusulkan ke pusat untuk melakukan revitalisasi keseluruhan Pasar Anyar Sari tersebut.

"Untuk pasar tipe C anggaran pembangunan dari pusat ada Rp 6 miliar. Ini akan direvitalisasi semua dan nanti akan dibuatkan DED dengan kapasitas 200 pedagang untuk pasar tipe C," imbuhnya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved